Selain Soetrisno Bachir, Zulhas dan Hatta Rajasa Juga Disodorkan PAN untuk Pilpres 2024
Jum'at, 04 Juni 2021 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: PAN Akan Usung Kader Sendiri di Pilpres 2024, Zulhas Sebut Nama Soetrisno Bachir
Karena itu, kata legislator Dapil Sumatera Utara II ini, PAN secara kolektif kolegial diminta untuk berkerja bersama-sama menaikkan elektoral partai. Salah satu cara menaikan elektoral partai adalah menaikan popularitas tokoh-tokoh PAN dan siapa pun itu Ketum Zulhas mempersilakan upaya itu.
"Mas Tris saya dengar mau buat tim khusus misalnya untuk itu silakan. Nanti dipantau dimonitor sekaligus dievaluasi oleh partai. Jika partai nilai pada saatnya ini sudah layak tentu kita akan berdiskusi bernegosiasi dengan partai-partai lain," terang Saleh.
Lebih dari itu, Saleh menambahkan, pada Juni 2021 ini, PAN akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan agenda merumuskan soal persiapan pemenangan pemilu tapi belum sampai kepada Pilpres 2024, membicarakan hubungan antara partai dengan fraksi di pusat daerah, provinsi maupun daerah kabupaten/kota, memperbaiki peraturan partai yang ada dan melakukan evaluasi terhadap program kerja nasional yang dilakukan pemerintah.
"Pada saat itu kita akan keluarkan rekomendasi dan juga catatan kritis sebagai sumbangsih kita kepada pemerintah untuk didengar dilakukan perbaikan dan seterusnya," pungkasnya.
Karena itu, kata legislator Dapil Sumatera Utara II ini, PAN secara kolektif kolegial diminta untuk berkerja bersama-sama menaikkan elektoral partai. Salah satu cara menaikan elektoral partai adalah menaikan popularitas tokoh-tokoh PAN dan siapa pun itu Ketum Zulhas mempersilakan upaya itu.
"Mas Tris saya dengar mau buat tim khusus misalnya untuk itu silakan. Nanti dipantau dimonitor sekaligus dievaluasi oleh partai. Jika partai nilai pada saatnya ini sudah layak tentu kita akan berdiskusi bernegosiasi dengan partai-partai lain," terang Saleh.
Lebih dari itu, Saleh menambahkan, pada Juni 2021 ini, PAN akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan agenda merumuskan soal persiapan pemenangan pemilu tapi belum sampai kepada Pilpres 2024, membicarakan hubungan antara partai dengan fraksi di pusat daerah, provinsi maupun daerah kabupaten/kota, memperbaiki peraturan partai yang ada dan melakukan evaluasi terhadap program kerja nasional yang dilakukan pemerintah.
"Pada saat itu kita akan keluarkan rekomendasi dan juga catatan kritis sebagai sumbangsih kita kepada pemerintah untuk didengar dilakukan perbaikan dan seterusnya," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :