Risma Tak Sanggup Sebut Pihak yang Menekan Dirinya Terkait Data Ganda Bansos

Kamis, 03 Juni 2021 - 18:55 WIB
loading...
A A A
Menurut mantan Wali Kota Surabaya itu, persoalan data ganda penerima bansos ini sudah ia laporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga akhirnya dia memberanikan diri untuk mengeluarkan data ganda itu dan menghapusnya.

"Karena nyuwun sewu (mohon maaf) Pak, sekali lagi banyak sekali yang... (Risma terdiam selama beberapa detik) seperti itu," ujarnya.

Oleh karena itu, kata Risma mengungkap alasannya memberanikan diri untuk menghapus data ganda dan merilisnya ke publik. "Jadi tidak ada niatan saya melaporkan atau apapun tidak ada. Tapi saya ingin data ini harus kita amankan karena bukan tidak mungkin, dan ini sudah saya laporkan ke Pak Presiden," tegasnya.

Kemudian, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto menanyakan kepada Risma mengenai siapa yang menekan dirinya itu. "Yang nekan ibu itu siapa?," tanya Yandri dalam Raker.

Lalu, Risma menjawab bahwa ada pihak yang menekannya, namun dia mohon maaf belum bisa mengungkapnya. "Ada Pak mohon maaf," ungkap politikus PDIP itu.

Kemudian Yandri menegaskan, Komisi VIII DPR diberikan amanat juga terkait dengan bansos itu harus tahu mengenai pihak yang menekan Mensos itu. Dan Komisi VIII DPR termasuk pihak yang tertuduh dalam menyetujui data ganda penerima bansos dengan anggaran triliunan Rupiah yang disalurkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Beredar Kabar Bansos...
Beredar Kabar Bansos Dipotong, Mensos: Itu Hoaks dan Menyesatkan
Selly PDIP: Benahi Data...
Selly PDIP: Benahi Data Penerima Bansos agar Tak Jadi Bancakan Pihak Tertentu
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Rekomendasi
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Berita Terkini
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved