Bareskrim Bongkar Kasus Penyelundupan 45 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia

Kamis, 03 Juni 2021 - 17:00 WIB
loading...
Bareskrim Bongkar Kasus...
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kasus penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 45 kilogram. Foto/iNews.id/Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kasus penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 45 kilogram. Sabu tersebut berasal dari jaringan Malaysia yang siap diedarkan ke Indonesia melalui pantai timur Pulau Sumatera.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Krisno H Siregar menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula pihaknya mendapatkan laporan terkait penyelundupan sabu yang dikemas teh Cina yang akan diterima seseorang di Pekanbaru.

Selanjutnya, pada tanggal 8 Mei 2021, tim Subdit IV Tipid Narkoba bekerja sama dengan Bea Cukai melakukan penggerebekan di perumahan Graha Atahya 2, Pekanbaru, yang dicurigai sebagai gudang penyimpanan. Di tempat tersebut, kata dia, tim menemukan barang bukti berupa satu kardus berwarna cokelat yang berisi sabu sebanyak 28 bungkus (28Kg).

"Dan satu tas berwarna biru yang berisi narkotika jenis sabu sebanyak 12 bungkus (12kg). Diamankan seorang perempuan berinisial SW (pejaga gudang)," kata Krisno dalam jumpa persnya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/6/2021).

Dari pengakuan SW yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, sabu tersebut merupakan milik suaminya berinisial ADT. Selanjutnya, tim melakukan penangkapan terhadap ADT di perumahan Cantika Permai, Kota Pekanbaru, Riau.

"Hasil interogasi tersangka ADT bahwa barang diterima dari saudara UCK dan TN, keduanya DPO (daftar pencarian orang) yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia melalui laut," ujarnya.

Selanjutnya, pada 30 Mei 2021 tim mendapat informasi tambahan bahwa ada sabu yang sudah dikirim ke Aceh melalui pantai timur dari jaringan yang sama, yakni Malaysia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Rekomendasi
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Berita Terkini
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved