DPR Soroti Realisasi 2020 Lebih Rendah dari 2019, Ini Penjelasan Firli Bahuri
Kamis, 03 Juni 2021 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan untuk realisasi 2021 hingga 21 Mei 2021 dari pagu anggaran Rp1,159 triliun yang terealisasi baru Rp441,8 miliar atau 38,09%. Dimana untuk program pencegahan dan penindakan korupsi yang terealisasi baru 20,67%.
"Untuk anggaran KPK tahun 2022, kebutuhan KPK Rp1.496,31 miliar, namun pagu indikatif di 2022 sebesar Rp1.093,22 miliar dan kekurangan anggaran pada 2022 sebesar Rp403,09 miliar. Kekurangan anggaran ini terdiri dari belanja modal sebesar Rp370,11 miliar dan belanja barang operasional Rp32,95 miliar," ungkap Firli. Baca juga: Pelantikan Pegawai KPK Jadi ASN Akhiri Dugaan Konflik Kepentingan
Sejumlah anggota DPR dalam rapat dengar pendapat tersebut menyoroti kinerja KPK terutama pada sejumlah kasus besar yang terbengkalai dan yang terbaru yakni 75 pegawai KPK tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
"Untuk anggaran KPK tahun 2022, kebutuhan KPK Rp1.496,31 miliar, namun pagu indikatif di 2022 sebesar Rp1.093,22 miliar dan kekurangan anggaran pada 2022 sebesar Rp403,09 miliar. Kekurangan anggaran ini terdiri dari belanja modal sebesar Rp370,11 miliar dan belanja barang operasional Rp32,95 miliar," ungkap Firli. Baca juga: Pelantikan Pegawai KPK Jadi ASN Akhiri Dugaan Konflik Kepentingan
Sejumlah anggota DPR dalam rapat dengar pendapat tersebut menyoroti kinerja KPK terutama pada sejumlah kasus besar yang terbengkalai dan yang terbaru yakni 75 pegawai KPK tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
(kri)
Lihat Juga :