PKS Ajak Masyarakat Awasi RUU Haluan Ideologi Pancasila

Minggu, 24 Mei 2020 - 15:08 WIB
loading...
PKS Ajak Masyarakat...
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR, Mulyanto menilai RUU HIP itu perlu mendapat perhatian dari masyarakat. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Rapat Paripurna pada Selasa 12 Mei 2020 telah mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) sebagai usulan inisiatif DPR RI. Terkait hal tersebut, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI mengajak masyarakat mengawasi dan mengkritisi RUU HIP.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR, Mulyanto menilai RUU HIP itu perlu mendapat perhatian dari masyarakat. Karena, dia menilai ada bagian tertentu dalam RUU itu yang sangat sensitif, yaitu tidak dicantumkannya Tap MPRS XXV/1965 tentang Pelarangan PKI dan Penyebaran Ideologi Komunisme, Marxisme dan Leninisme. (Baca juga: Pesan Prabowo pada Masyarakat Rayakan Lebaran di Tengah Pandemi COVID-19)

"Sejak pembahasan di tingkat panitia kerja (Panja) Fraksi PKS minta agar dalam RUU HIP, terutama di bagian 'mengingat' dicantumkan Tap MPRS XXV/1965," ujar Mulyanto, Minggu (24/5/2020).

Sebab, kata dia, Tap tersebut sangat relevan dijadikan landasan utama dalam pembuatan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila. "Tap MPRS itu merupakan penegasan bahwa ideologi Pancasila menentang ideologi Komunisme, Marxisme dan Leninisme," tegas Mulyanto.

Dia mengatakan draf RUU HIP itu akan dibahas bersama pemerintah. RUU HIP merupakan RUU inisiatif DPR yang sebelumnya draf RUU tersebut disusun dan dibahas oleh panitia kerja (Panja) Badan Legislasi DPR RI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved