PDIP Ingin Pilpres 2024 Cuma Diikuti 2 Paslon, Pengamat Sarankan Konvensi Capres
Rabu, 02 Juni 2021 - 10:23 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sikap PDI Perjuangan (PDIP) yang menginginkan agar Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasang calon (paslon) dianggap efektif dan efisien dari aspek penyelenggaraan pemilu. Namun, hendaknya hal itu dilakukan setelah koalisi parpol melakukan konvensi capres .
Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad, adanya dua paslon dalam pilpres efektif dan efisen karena proses pemilu berlangsung hanya satu tahap dan jangka waktunya lebih pendek dan juga menghemat biaya dan sumber daya penyelenggaraan pemilu.
Kendati begitu, kata Nyarwi, dari aspek inklusivitas peluang para elite yang potensial untuk maju dalam Pilpres 2024 dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat, namun berpotensi tidak diajukan oleh parpol dalam bursa pilpres mendatang, sehingga ide tersebut berdampak negatif ke mereka.
Baca juga: Duet Puan-Anies di Pilpres 2024 Sulit Terwujud, Kenapa?
Karena, bukan tidak mungkin, Nyarwi melihat panggung Pilpres 2024 hanya menjadi ruang kompetisi untuk segelintir elite yang berkuasa di parpol atau kalangan tertentu yang mendapatkan dukungan kuat serta memiliki kedekatan personal dengan elit-elit kunci di parpol.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad, adanya dua paslon dalam pilpres efektif dan efisen karena proses pemilu berlangsung hanya satu tahap dan jangka waktunya lebih pendek dan juga menghemat biaya dan sumber daya penyelenggaraan pemilu.
Kendati begitu, kata Nyarwi, dari aspek inklusivitas peluang para elite yang potensial untuk maju dalam Pilpres 2024 dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat, namun berpotensi tidak diajukan oleh parpol dalam bursa pilpres mendatang, sehingga ide tersebut berdampak negatif ke mereka.
Baca juga: Duet Puan-Anies di Pilpres 2024 Sulit Terwujud, Kenapa?
Karena, bukan tidak mungkin, Nyarwi melihat panggung Pilpres 2024 hanya menjadi ruang kompetisi untuk segelintir elite yang berkuasa di parpol atau kalangan tertentu yang mendapatkan dukungan kuat serta memiliki kedekatan personal dengan elit-elit kunci di parpol.
Lihat Juga :