Duet Puan-Anies di Pilpres 2024 Sulit Terwujud, Kenapa?
Selasa, 01 Juni 2021 - 17:26 WIB
loading...
Problem saat akan menduetkan Puan-Anies atau sebaliknya adalah apakah Anies-nya mau. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Utak-atik pasangan capres-cawapres 2024 terus dilakukan sejumlah pihak. Politikus PDIP Effendi MS Simbolon mewacanakan duet Puan Maharani-Anies Baswedan. Mungkinkah duet itu terwujud?
Menurut pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Robi Nurhadi, problem yang muncul saat akan menduetkan Puan-Anies atau sebaliknya adalah apakah Anies-nya mau. Menurutnya, Anies lebih dekat dengan partai Islam seperti PKS dan PAN. "PPP masih bisa masuk," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (1/6/2021).
Baca juga: Anies Baswedan-Ridwan Kamil Kompak Saling Beri Selamat, Ada Apa?
Di sisi lain, menurutnya, Anies resisten di PDIP dan PKB. PDIP bukan karena nasionalisnya tetapi fakta bahwa PDIP merupakan rumah yang dianggap lebih nyaman bagi kelompok nonmuslim. Sementara, di PKB, tentu karena partai ini identik dengan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, lebih mudah menarik Muhaimin Iskandar atau KH Ma'ruf Amin ke dalam kelompok ini, ketimbang menarik Anies.
Dia juga menilai, pertanyaan lanjutan dari wacana duet Anies-Puan atau Puan-Anies adalah apakah kelompok pendukung Anies atau Puan mau.
Menurut pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Robi Nurhadi, problem yang muncul saat akan menduetkan Puan-Anies atau sebaliknya adalah apakah Anies-nya mau. Menurutnya, Anies lebih dekat dengan partai Islam seperti PKS dan PAN. "PPP masih bisa masuk," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (1/6/2021).
Baca juga: Anies Baswedan-Ridwan Kamil Kompak Saling Beri Selamat, Ada Apa?
Di sisi lain, menurutnya, Anies resisten di PDIP dan PKB. PDIP bukan karena nasionalisnya tetapi fakta bahwa PDIP merupakan rumah yang dianggap lebih nyaman bagi kelompok nonmuslim. Sementara, di PKB, tentu karena partai ini identik dengan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, lebih mudah menarik Muhaimin Iskandar atau KH Ma'ruf Amin ke dalam kelompok ini, ketimbang menarik Anies.
Dia juga menilai, pertanyaan lanjutan dari wacana duet Anies-Puan atau Puan-Anies adalah apakah kelompok pendukung Anies atau Puan mau.
Lihat Juga :