Menag Yaqut Kukuh Gelar Sertifikasi Penceramah, Gandeng NU-Muhammadiyah
Selasa, 01 Juni 2021 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, kompetensi wawasan kebangsaan ini tidak akan bermanfaat jika tidak ada keterlibatan masyarakat, sebab hal ini akan dikembalikan kepada masyarakat untuk memilih da'i mana yang mau di undang.
"Jadi kalau masyarakat masih saja mengakomodir penceramah yang ngomong jorok, nggak jelas di tempat-tempat ibadah, tapi pemerintah dan kita semua harus berusaha untuk memberikan pemahaman atau tambahan wawasan itu kepada dai," jelasnya.
Baca juga: Menag Bersama Kemenkes Upayakan Vaksin Johnson and Johnson untuk Calhaj
Sehingga saat menyampaikan ajaran-ajaran agam kepada publik itu benar-benar ajaran yang sesuai dengan agama Islam itu sendiri.
"Sebab, sebagaimana diketahui, agama Islam ini agama yang penuh perdamaian, cinta kasih dan menolak hal-hal yang bersifat destruktif, itu yang kita upayakan," pungkasnya.
"Jadi kalau masyarakat masih saja mengakomodir penceramah yang ngomong jorok, nggak jelas di tempat-tempat ibadah, tapi pemerintah dan kita semua harus berusaha untuk memberikan pemahaman atau tambahan wawasan itu kepada dai," jelasnya.
Baca juga: Menag Bersama Kemenkes Upayakan Vaksin Johnson and Johnson untuk Calhaj
Sehingga saat menyampaikan ajaran-ajaran agam kepada publik itu benar-benar ajaran yang sesuai dengan agama Islam itu sendiri.
"Sebab, sebagaimana diketahui, agama Islam ini agama yang penuh perdamaian, cinta kasih dan menolak hal-hal yang bersifat destruktif, itu yang kita upayakan," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :