Pilpres 2024 Bisa Diikuti 5 Pasangan Capres-Cawapres
Selasa, 01 Juni 2021 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
Dia melanjutkan, jika koalisi Partai Politik Islam terbentuk, maka tersisa Partai NasDem, Demokrat, Golkar. Sementara Partai Gerindra mesra dengan PDIP.
"Misalnya dari situ kemudian muncul ya paling tidak kan tiga pasangan calon, partai Islam 1, kemudian entah Golkar dengan Demokrat, entah Golkar dengan NasDem, atau Gerindra dengan PDIP, jadi sangat mungkin tiga, jadi kalau dari kondisi politik sekarang sih masih memungkinkan 3 sampai 4," ungkapnya.
Baca juga: Dinamika Pilpres 2024 Kian Kencang, PKB Tawarkan Poros Harapan Baru
Menurut dia, sayang sekali jika Pilpres mendatang diikuti hanya dua pasangan calon. Karena, lanjut dia, tidak ada petahana atau incumbent di Pilpres 2024.
"Sehingga seharusnya putra putri terbaik yang diusung partai-partai politik ini enggak usah takut harusnya dengan banyak calon, kalaupun pertimbangannya adalah ya itu pemborosan, buang-buang waktu, sangat mungkin ada dua putaran, ya kita akan lebih pemborosan kalau akhirnya memilih calon pemimpin yang tidak tersaring dengan baik, itu kerugiannya justru lebih besar bagi bangsa ini daripada hanya sekadar dua putaran Pemilu," pungkasnya.
"Misalnya dari situ kemudian muncul ya paling tidak kan tiga pasangan calon, partai Islam 1, kemudian entah Golkar dengan Demokrat, entah Golkar dengan NasDem, atau Gerindra dengan PDIP, jadi sangat mungkin tiga, jadi kalau dari kondisi politik sekarang sih masih memungkinkan 3 sampai 4," ungkapnya.
Baca juga: Dinamika Pilpres 2024 Kian Kencang, PKB Tawarkan Poros Harapan Baru
Menurut dia, sayang sekali jika Pilpres mendatang diikuti hanya dua pasangan calon. Karena, lanjut dia, tidak ada petahana atau incumbent di Pilpres 2024.
"Sehingga seharusnya putra putri terbaik yang diusung partai-partai politik ini enggak usah takut harusnya dengan banyak calon, kalaupun pertimbangannya adalah ya itu pemborosan, buang-buang waktu, sangat mungkin ada dua putaran, ya kita akan lebih pemborosan kalau akhirnya memilih calon pemimpin yang tidak tersaring dengan baik, itu kerugiannya justru lebih besar bagi bangsa ini daripada hanya sekadar dua putaran Pemilu," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :