Pilpres 2024 Bisa Diikuti 5 Pasangan Capres-Cawapres

Selasa, 01 Juni 2021 - 15:57 WIB
loading...
Pilpres 2024 Bisa Diikuti...
Dengan angka presidential treshold yang disepakati, Pilpres 2024 bisa diikuti lima pasangan calon. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 sebaiknya diikuti oleh sebanyak-banyaknya pasangan kandidat. Bila ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional, sebenarnya Pilpres 2024 bisa diikuti paling banyak lima pasangan calon.

"Kalau ditanya sebaiknya ya sebanyak-banyaknya, kalau kita lihat Presidential Threshold 20 persen, ya harusnya ada lima, itu sebaiknya. Tapi dengan komposisi kursi yang ada, kayaknya enggak mungkin itu lima, paling banyak empat pasangan calon," ujar Kunto kepada SINDOnews, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Panas dengan PDIP, Ganjar Pranowo Dapat Dukungan Relawan untuk Pilpres 2024

Namun, kata dia, kondisi kenyataan politik akan berbeda. Dia memberikan contoh, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) beberapa waktu lalu sudah menyampaikan tidak akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Dan itu sudah kelihatan, tapi kan ada skenario juga bagaimana misalnya kalau semua partai sudah mulai berkoalisi misalnya muncul koalisi partai Islam yang bisa lebih dari 27 persen kalau enggak salah," ujarnya.

Dia melanjutkan, jika koalisi Partai Politik Islam terbentuk, maka tersisa Partai NasDem, Demokrat, Golkar. Sementara Partai Gerindra mesra dengan PDIP.

"Misalnya dari situ kemudian muncul ya paling tidak kan tiga pasangan calon, partai Islam 1, kemudian entah Golkar dengan Demokrat, entah Golkar dengan NasDem, atau Gerindra dengan PDIP, jadi sangat mungkin tiga, jadi kalau dari kondisi politik sekarang sih masih memungkinkan 3 sampai 4," ungkapnya.

Baca juga: Dinamika Pilpres 2024 Kian Kencang, PKB Tawarkan Poros Harapan Baru

Menurut dia, sayang sekali jika Pilpres mendatang diikuti hanya dua pasangan calon. Karena, lanjut dia, tidak ada petahana atau incumbent di Pilpres 2024.

"Sehingga seharusnya putra putri terbaik yang diusung partai-partai politik ini enggak usah takut harusnya dengan banyak calon, kalaupun pertimbangannya adalah ya itu pemborosan, buang-buang waktu, sangat mungkin ada dua putaran, ya kita akan lebih pemborosan kalau akhirnya memilih calon pemimpin yang tidak tersaring dengan baik, itu kerugiannya justru lebih besar bagi bangsa ini daripada hanya sekadar dua putaran Pemilu," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Korlantas Gelar Operasi...
Korlantas Gelar Operasi Patuh mulai 8 Juni, Pelanggaran Pelat Nomor Bakal Jadi Target
3 Kombes Digeser ke...
3 Kombes Digeser ke Korlantas Polri pada Mutasi Mei 2026, Ada Ka SPN Polda Metro Jaya
Arus Mudik dan Balik...
Arus Mudik dan Balik 2026 Lancar, Korlantas Polri Raih Presisi Award dari Lemkapi
Sahroni: Kinerja Korlantas...
Sahroni: Kinerja Korlantas Polri dalam Tangani Arus Mudik 2026 Keren, Meski Ada Catatan
Jasa Raharja Sosialisasikan...
Jasa Raharja Sosialisasikan JRKu, Dorong Pelaporan Kecelakaan Lebih Cepat dan Mudah
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Polisi Siapkan One Way...
Polisi Siapkan One Way Nasional Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Rekomendasi
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved