Jika PT Tak Berubah, Pengamat: Pilpres 2024 Paling Banyak Diikuti 3 Kandidat

Senin, 31 Mei 2021 - 09:30 WIB
loading...
Jika PT Tak Berubah,...
Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam, paling banyak tiga kandidat di Pilpres 2024 jika Presidential Threshold tidak berubah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold sejauh ini tidak berubah. Partai politik (Parpol) atau gabungan Parpol diharuskan mengantongi syarat 20% kursi DPR atau 25% suara sah nasional untuk bisa mengusung jagoannya.

Menurut Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam, paling banyak tiga pasangan kandidat di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 jika Presidential Threshold tidak berubah. "Kalau kemudian aturan belum berubah harus 20% dukungan Parpol, maka peluang munculnya banyak calon makin mengecil seperti pada 2014 dan 2019. Jika masih demikian saya kita paling banyak hanya tiga pasangan calon dalam Pilpres 2024," kata Arif kepada SINDOnews, Senin (31/5/2021). Baca juga: Siapkan Kajian Amendemen, La Nyalla: Presidential Threshold Banyak Mudharatnya

Dia memprediksi, tiga poros yang bakal bertarung di Pilpres 2024 nanti adalah poros Teuku Umar atau Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), poros Cikeas atau Partai Demokrat dan poros Golkar. Adapun Teuku Umar dimaksud adalah kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sedangkan Cikeas kediaman Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Potensi lain Poros Islam dan poros Gondangdia (NasDem, red)," pungkasnya. Baca juga: Pengamat Nilai Jika Pilpres 2024 Diikuti Dua Kandidat Lagi Tak Bagus

Diketahui, Pilpres 2014 dan 2019 hanya diikuti dua pasangan kandidat. Di Pilpres 2014, Pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa Versus Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK). Di Pilpres 2019, Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin Versus Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Pada Pilpres 2014 dan 2019 itu, polarisasi atau terbelahnya masyarakat terjadi. Sementara itu, Pilpres 2024 masih sekitar tiga tahun lagi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Langkah DPP Rombak Pengurus...
Langkah DPP Rombak Pengurus Daerah Secara Sepihak, Jauh dari Target Elektoral
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Tak Ada Indonesia, Berikut...
Tak Ada Indonesia, Berikut Negara Paling Banyak Juara Piala AFF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved