Pengamat: Sebaiknya Pilpres 2024 Diikuti Lebih dari Dua Kandidat

Senin, 31 Mei 2021 - 09:09 WIB
loading...
Pengamat: Sebaiknya...
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai sebaiknya Pilpres 2024 diikuti lebih dari dua pasangan kandidat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai sebaiknya Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 diikuti lebih dari dua pasangan kandidat. Alasannya, agar masyarakat disuguhi banyak pilihan.

"Bicara baiknya, tentu saja seharusnya lebih dari dua pasang agar publik miliki cukup pilihan," kata Dedi Kurnia Syah kepada SINDOnews, Senin (31/5/2021). Baca juga: Pengamat Nilai Jika Pilpres 2024 Diikuti Dua Kandidat Lagi Tak Bagus

Namun, kata dia, selama ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold tidak dihapus, maka Pilpres 2024 berpotensi tetap diikuti oleh dua pasangan kandidat seperti tahun 2014 dan 2019 lalu. "Bisa saja tiga pasang jika terjadi sebaran koalisi. Ini tidak bicara baiknya, tetapi soal kemungkinan," katanya. Baca juga: PDIP Ingin Pilpres 2024 Hanya Diikuti 2 Pasangan Calon

Dedi pun memprediksi poros mana saja yang berpeluang bertarung di Pilpres 2024 nanti. "Membaca konstelasi saat ini, dimungkinkan akan muncul poros PDIP, Golkar dan Parpol menengah. Jika kondisi itu terjadi, sangat mungkin akan muncul tiga pasang," tuturnya.

"Sebut saja kelompok PDIP dengan tokoh utamanya Puan Maharani, lalu Golkar dengan Airlangga Hartarto, dan kelompok ketiga bisa saja mengusung tokoh non Parpol, semisal Anies Baswedan," pungkasnya.

Diketahui, Pilpres tahun 2014 dan 2019 hanya diikuti dua pasangan kandidat. Di Pilpres 2014, Pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa Versus Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK). Di Pilpres 2019, Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin Versus Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Pada Pilpres 2014 dan 2019 itu, polarisasi atau terbelahnya masyarakat terjadi. Sementara itu, Pilpres 2024 masih sekitar tiga tahun lagi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
Hasto Ingatkan Komitmen...
Hasto Ingatkan Komitmen Partai ke Kader: Kemanusiaan Jauh di Atas Politik Elektoral
Momen Megawati Rayakan...
Momen Megawati Rayakan Ultah ke-79 Bareng Keluarga dan Sahabat di Istana Batu Tulis
Hari Kedua Rakernas...
Hari Kedua Rakernas PDIP, Megawati Bakal Beri Pandangan ke Kader secara Tertutup
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Begini Cara BMI Perkenalkan...
Begini Cara BMI Perkenalkan Sosok Presiden ke-1 RI Soekarno kepada Generasi Muda
Rekomendasi
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Berita Terkini
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved