Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 Naik, Satgas: Alarm Sangat Keras

Senin, 31 Mei 2021 - 08:04 WIB
loading...
Keterisian Tempat Tidur...
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan pascalibur Lebaran Idul Fitri, keterisian tempat tidur di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 dari 20 hingga 26 Mei 2021 mengalami kenaikan sebesar 14,2%. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan pascalibur Lebaran Idul Fitri, keterisian tempat tidur di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 dari 20 hingga 26 Mei 2021 mengalami kenaikan sebesar 14,2%.

Kenaikan keterisian tempat tidur ini paling banyak di 5 wilayah, yaitu DKI Jakarta naik 23,7%, Jawa Barat naik 20,3%, Jawa Tengah naik 23,13%, Banten naik 21,2% dan Daerah Istimewa Yogyakarta naik 18,18%. Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan, Satgas: Buah dari Mereka yang Mudik

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Hery Trianto mengatakan kenaikan keterisian tempat tidur RS rujukan Covid-19 hampir di semua provinsi tujuan mudik. “Kenaikan ini hampir di semua provinsi di Jawa, di daerah tujuan mudik. Dan juga di daerah Sumatera. Kenaikannya memang bervariasi. Tetapi sebenarnya sebelum Lebaran keterisian rumah sakit kita ini berada di titik terendah di 30-35%,” ungkap Hery dalma keterangannya, Senin (31/5/2021). Baca juga: Fahri Hamzah Sebut KPK Pernah Lakukan Malapraktik di Masa Lalu

Akibat kenaikan keterisian tempat tidur di RS rujukan Covid-19 ini, Hery pun mengingatkan ini adalah alarm yang sangat keras akibat dari masyarakat yang tetap melaksanakan mudik meskipun telah dilarang. “Dengan terjadinya kenaikan ini, secara keseluruhan sebenarnya masih bisa diantisipasi. Kendati demikian ini adalah alarm yang sangat keras bagi kita semua bahwa apa yang terjadi dalam dua minggu terakhir ini kita sedang menuai hasilnya,” tegasnya.

Meskipun RS rujukan Covid-19 saat ini masih bisa menampung pasien positif. Namun, Hery menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan skenario jika terjadi kenaikan kasus yang eksponensial. “Kalau sejauh ini, jika melihat rasio keterisiannya, rumah sakit masih bisa menampung, cukup memadahi. Namun begitu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah skenario jika terjadi kenaikan yang eksponensial,” paparnya.

Apalagi, kata Hery, dalam dua hari terakhir terjadi kenaikan kasus aktif lebih dari 3.000 orang. Sehingga 25% diantaranya memerlukan perawatan. “Dalam dua hari ini, juga jika diperhatikan kasus aktif kita naik lebih 3.000 kasus. Nah dari situ, 25% di antaranya itu memerlukan ruang perawatan. Jadi bisa dihitung sekitar 750 tempat tidur diperlukan dalam dua hari terakhir ini.”

“Dengan kasus aktif kita per kemarin 101.000 ya, mereka yang kemudian dirawat itu sekitar 25.000, maka ini perlu kita perhatikan. Karena kapasitas rumah sakit kita, tempat tidur itu ada sekitar 93.000 yang kemungkinan ini kita harus siapkan risikonya dalam beberapa minggu kedepan,” papar Hery.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenhub: Pesanan Sewa...
Wamenhub: Pesanan Sewa Jet Pribadi Meningkat selama Libur Lebaran 2026
Kementerian ATR/BPN...
Kementerian ATR/BPN Ajak Masyarakat Mutakhirkan Sertifikat Tanah Terbitan Sebelum 1997
KPK Ingatkan Koruptor:...
KPK Ingatkan Koruptor: Jangan Berpikir Kami Lebaran Terus Mudik, Tidak!
Menpan-RB Minta PPK...
Menpan-RB Minta PPK Beri Sanksi ASN Bolos Kerja usai Libur Lebaran
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
Libur Lebaran, Batas...
Libur Lebaran, Batas Akhir Pelaporan LHKPN Diundur hingga 11 April 2025
Sampah di Jabodetabek...
Sampah di Jabodetabek Meningkat usai Idulfitri, Pembangunan PSEL Harus Dipercepat
Hari Pertama Sekolah...
Hari Pertama Sekolah usai Libur Lebaran, BMKG: Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
Libur Lebaran, Nuanu...
Libur Lebaran, Nuanu Cultural Week Satukan Budaya Nusantara di Bali
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved