BNPB Sebut Gerhana Bulan Total yang Terjadi di Indonesia Alami 7 Fase
Kamis, 27 Mei 2021 - 02:47 WIB
loading...
Foto montase proses fenomena Gerhana Bulan Total yang menghiasi langit Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/5/2021). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat di Indonesia disuguhi fenomena astronomi berupa gerhana bulan total pada Rabu (26/5/2021) petang. Gerhana kali ini juga disebut sebagai Bulan Merah Super atau Super Blood Moon.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gerhana hari ini memiliki tujuh fase. Fase pertama adalah penumbra yang mulai berlangsung sejak pukul 15.46 WIB. Baca juga: Masjid Istiqlal Gelar Salat Gerhana Bulan 15 Syawal 1442 Hijriah
Di fase penumbra, hanya wilayah Papua saja yang dapat mengamati. Kemudian, pada fase kedua yang bernama awal fase sebagian berlangsung pukul 16.44 WIB dan wilayah yang bisa mengamati mayoritas adalah Indonesia bagian timur, NTT, serta Pulau Sulawesi bagian timur.
Berlanjut pada yang dinamakan awalp fase total, berlangsung sekira pukul 18.09 WIB. Seluruh wilayah Indonesia dapat memantau kondisi tersebut, kecuali sebagian Riau, sebagian Sumatera Barat, sebagian Sumatera Utara, dan Aceh.
Sembilan menit berselang, tepatnya 18.18 WIB, gerhana memasuki fase puncak gerhana. Sama seperti awal fase total, seluruh wilayah Indonesia dapat memantau kondisi tersebut, kecuali sebagian Riau, sebagian Sumatera Barat, sebagian Sumatera Utara, dan Aceh.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gerhana hari ini memiliki tujuh fase. Fase pertama adalah penumbra yang mulai berlangsung sejak pukul 15.46 WIB. Baca juga: Masjid Istiqlal Gelar Salat Gerhana Bulan 15 Syawal 1442 Hijriah
Di fase penumbra, hanya wilayah Papua saja yang dapat mengamati. Kemudian, pada fase kedua yang bernama awal fase sebagian berlangsung pukul 16.44 WIB dan wilayah yang bisa mengamati mayoritas adalah Indonesia bagian timur, NTT, serta Pulau Sulawesi bagian timur.
Berlanjut pada yang dinamakan awalp fase total, berlangsung sekira pukul 18.09 WIB. Seluruh wilayah Indonesia dapat memantau kondisi tersebut, kecuali sebagian Riau, sebagian Sumatera Barat, sebagian Sumatera Utara, dan Aceh.
Sembilan menit berselang, tepatnya 18.18 WIB, gerhana memasuki fase puncak gerhana. Sama seperti awal fase total, seluruh wilayah Indonesia dapat memantau kondisi tersebut, kecuali sebagian Riau, sebagian Sumatera Barat, sebagian Sumatera Utara, dan Aceh.
Lihat Juga :