TWK Berujung Pemecatan Pegawai KPK, Moeldoko: Jangan Digoreng Kanan Kiri
Rabu, 26 Mei 2021 - 12:24 WIB
loading...
Gedung KPK. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tidak ingin Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk alih status pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) 'digoreng' terus-menerus.
Moeldoko mengatakan, pelaksanaan TWK dalam rangka alih status kepegawaian menjadi ASN ditujukan untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas dan maksimal dalam pemberantasan praktik rasuah.
TWK juga penting dilaksanakan untuk memastikan pegawai KPK yang nantinya menjadi ASN memiliki jiwa merah putih. "Itu sebabnya apa yang telah dipikirkan kita bersama, jadi janganlah persoalan ini belum dipahami sepenuhnya oleh kita semuanya tetapi justru digoreng kanan-kiri akhirnya keluar dari substansi, tujuan yang hendak dicapai," kata Moeldoko melalui tayangan video, Rabu (26/5/2021).
Baca juga: TWK Bagian dari Pembinaan dan Memperkuat Upaya Pemberantasan Korupsi
Mantan Panglima TNI itu menambahkan, TWK KPK harus dilihat sebagai bentuk penguatan wawasan kebangsaan para abdi negara. Menurut Moeldoko, pelaksanaan TWK sudah berjalan di banyak lembaga, tak hanya di KPK saja. Namun ia heran hal ini kini menjadi polemik.
Moeldoko mengatakan, pelaksanaan TWK dalam rangka alih status kepegawaian menjadi ASN ditujukan untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas dan maksimal dalam pemberantasan praktik rasuah.
TWK juga penting dilaksanakan untuk memastikan pegawai KPK yang nantinya menjadi ASN memiliki jiwa merah putih. "Itu sebabnya apa yang telah dipikirkan kita bersama, jadi janganlah persoalan ini belum dipahami sepenuhnya oleh kita semuanya tetapi justru digoreng kanan-kiri akhirnya keluar dari substansi, tujuan yang hendak dicapai," kata Moeldoko melalui tayangan video, Rabu (26/5/2021).
Baca juga: TWK Bagian dari Pembinaan dan Memperkuat Upaya Pemberantasan Korupsi
Mantan Panglima TNI itu menambahkan, TWK KPK harus dilihat sebagai bentuk penguatan wawasan kebangsaan para abdi negara. Menurut Moeldoko, pelaksanaan TWK sudah berjalan di banyak lembaga, tak hanya di KPK saja. Namun ia heran hal ini kini menjadi polemik.
Lihat Juga :