Dicuekin PDIP, Ganjar Dinilai Abaikan Puan dan Tak Lihat Historis Pilkada

Selasa, 25 Mei 2021 - 13:08 WIB
loading...
Dicuekin PDIP, Ganjar Dinilai Abaikan Puan dan Tak Lihat Historis Pilkada
Jika PDIP tak mengundang kader dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam acara yang dihadiri Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani, dinilai wajar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jika DPD PDIP tidak mengundang kader dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dalam acara Pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya di Panti Marhaen, Semarang, yang dihadiri Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani, dinilai wajar.

Baca juga: Ganjar Pranowo: Saya Tidak Diundang, Kalau Diundang Saya Akan Datang ke Acara Itu

Hal ini dikatakan Pengamat birokrasi dan kebijakan publik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika. Nova melihat, PDIP Jawa Tengah, merasa Ganjar menilai dirinya terlalu tinggi, sering abai terhadap kepemimpinan DPD PDIP Jateng, karena merasa hanya Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri yang berhak menegurnya.

Baca juga: Puan Maharani Minta Seluruh Kader PDIP Solid dan Kompak dalam Satu Barisan

"Sepengetahuan saya, dan data ini bisa dicek, dengan komando langsung Ibu Puan Maharani, DPD PDIP Jateng berjuang sekuat tenaga, pantang mundur mengerek pasangan Ganjar-Heru Sudjatmoko pada Pilgub 2013, dari elektabilitas hanya tiga persen," kata Nova, dalam keterangan rilis persnya, Selasa (25/5/2021).

Perjuangan tersebut diulang kembali dengan semangat yang tak kurang berkobar pada 2018, manakala Ganjar berupaya mempertahankan kursi gubernur pada Pilkada Jateng 2018. Dengan komando kembali di tangan Puan, PDIP menggelar Legislator Summit di Hotel Patra Jasa, Semarang.

Baca juga: Puan Maharani Sebut Pemimpin Itu di Lapangan Bukan di Sosmed, Sindir Siapa?

"Jangan lupa, pada Jumat 2 Februari 2018 itu, Ibu Puan yang langsung datang dari Jakarta untuk memimpin perjuangan PDIP memenangkan kembali Ganjar sekaligus memenangi Pemilu 2019, membakar semangat warga PDIP dengan mengajak seluruh warga PDIP, terutama kader PDIP Jawa Tengah untuk habis-habisan memperjuangkan PDIP dan kader-kadernya di Jawa Tengah," ucap Nova.

"Empat bulan Ibu Puan tak kenal lelah berjuang untuk PDIP dan Ganjar, hingga tak hanya Ganjar terpilih kembali, tetapi PDIP pun menjadi partai pemenang Pemilu," tambahnya.

Meski terlihat pendiam, sepak terjang politik Puan dengan demikian terbukti efektif. Berkenaan dengan itu, terkait peluang para tokoh politik pada Pilpres 2024, Direktur Eksekutif Indonesian Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai Puan lebih potensial didukung PDIP sebagai calon presiden atau Capres 2024 ketimbang Ganjar Pranowo.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1514 seconds (10.101#12.26)