Pemerintah Bilang Enggak Usah Khawatir 270 Juta Data Penduduk Bocor

loading...
Pemerintah Bilang Enggak Usah Khawatir 270 Juta Data Penduduk Bocor
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy. Foto/SINDOnews/Neneng
JAKARTA - Masyarakat diminta jangan khawatir dengan adanya informasi kebocoran 270 data penduduk Indonesia. Pasalnya pemerintah terus melakukan koordinasi dan klarifikasi ke BPJS Kesehatan.

Baca juga: Data Bocor, Spotify Setel Ulang 350.000 Kata Sandi Akun Pengguna

"Enggak usah khawatir karena data itu belum tentu data yang sesungguhnya. Itu masih dalam penyidikan lebih lanjut," kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy usai menemui langsung Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti sebagaimana dikutip dari rilis Kemenko PMK pada Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Data Bocor, Polri Periksa Staf IT



Kebocoran data tersebut diduga berasal dari laman Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Berdasarkan informasi yang beredar, data penduduk yang bocor itu dijual di forum online 'Raid Forums' oleh seorang member dengan nama samaran Kotz.

Muhadjir mengklaim pelayanan dan kinerja BPJS Kesehatan tidak akan menurun kendati ada isu kebocoran 279 juta data warga. Saat ini, kata dia, isu tersebut masih ditelisik.

"Masih ditelisik. Tidak akan berpengaruh terhadap kinerja dari BPJS Kesehatan," ujarnya.

Muhadjir memastikan bahwa saat ini hal tersebut masih dalam proses penyelidikan. Menurutnya, data-data yang dicurigai bocor dan dijual secara online itu juga belum tentu data yang sesungguhnya dimiliki oleh peserta BPJS Kesehatan.

Ia pun menegaskan persoalan dugaan kebocoran data tidak akan berdampak kepada peserta BPJS Kesehatan, termasuk pelayanan. "Pelayanannya aman semua," tandas Menko PMK.

Sementara itu, Dirut BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu sempat mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengklarifikasi kepada Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri).



Lebih lanjut, BPJS Kesehatan juga telah membentuk tim khusus yang akan bekerja untuk menangani dan mendalami terkait dugaan kebocoran data di lembaga pemerintah nonkementerian tersebut.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top