Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Data Bocor, Polri Periksa Staf IT
Selasa, 14 Juli 2020 - 17:21 WIB
loading...
Polri masih terus mendalami kasus dugaan kebocoran data pengguna platform jual beli online Tokopedia yang jumlahnya mencapai 91 juta akun konsumen. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polri masih mendalami kasus dugaan kebocoran data pengguna platform jual beli online Tokopedia yang jumlahnya mencapai 91 juta akun konsumen. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri hingga saat ini masih melakukan penyelidikan dan juga menganalisis digital.
(Baca juga: Bertambah 1.591 Kasus, Akumulasi Pasien Positif Covid-19 Mencapai 78.572 Orang)
"Sampai saat ini Direktorat Siber masih melakukan penyelidikan dan masih melakukan analisa anomali IP address yang masuk ke Tokopedia," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2020).
Selain itu, kata Awi, tim penyidik juga telah memeriksa tiga orang dari pihak internal perusahaan telah diperiksa penyidik. Ketiganya merupakan staf teknologi informasi (IT).
"Dittipid Siber juga sedang melakukan klarifikasi terhadap rekan-rekan dari internal Tokopedia, sudah ada tiga orang yang diklarifikasi. Antara lain IT security," ungkap Awi. (Baca juga: Positif Covid-19 di 412 Kabupaten/Kota di Bawah 100 Kasus)
(Baca juga: Bertambah 1.591 Kasus, Akumulasi Pasien Positif Covid-19 Mencapai 78.572 Orang)
"Sampai saat ini Direktorat Siber masih melakukan penyelidikan dan masih melakukan analisa anomali IP address yang masuk ke Tokopedia," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2020).
Selain itu, kata Awi, tim penyidik juga telah memeriksa tiga orang dari pihak internal perusahaan telah diperiksa penyidik. Ketiganya merupakan staf teknologi informasi (IT).
"Dittipid Siber juga sedang melakukan klarifikasi terhadap rekan-rekan dari internal Tokopedia, sudah ada tiga orang yang diklarifikasi. Antara lain IT security," ungkap Awi. (Baca juga: Positif Covid-19 di 412 Kabupaten/Kota di Bawah 100 Kasus)
Lihat Juga :