Waspadai Potensi Tsunami di Pesisir Jawa, BMKG Minta Jalur Evakuasi Diperbaiki

Sabtu, 22 Mei 2021 - 06:01 WIB
loading...
Waspadai Potensi Tsunami...
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyoroti peningkatan aktivitas kegempaan selama tahun 2021 di Selatan Jawa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyoroti peningkatan aktivitas kegempaan selama tahun 2021 di Selatan Jawa. Dia meminta agar masyarakat di pesisir Pulau Jawa waspada terhadap potensi tsunami dampak dari peningkatan aktivitas kegempaan.

Dwikorita mengaku menyayangkan jalur evakuasi untuk masyarakat di pesisir Pulau Jawa yang belum memadai. Padahal, jalur evakuasi itu penting untuk menyelamatkan diri bagi masyarakat pesisir jika terjadi tsunami. Oleh karena itu, dia meminta agar jalur evakuasi pada saat tsunami diperbaiki.

"Mengingat juga potensi tsunami bisa saja terjadi, dan kami baru saja, menyelesaikan survei di sepanjang pesisir Jawa, ternyata jalur-jalur evakuasi tsunami, masih sebagian besar kabupaten di pesisir Jawa, jalur evakuasi tsunami masih belum memadai," beber Dwikorita melalui akun YouTube BMKG, Jumat (21/5/2021).

"Sehingga, meskippun BMKG mengeluarkan peringatan dini, tetap jalur tersebut belum memadai untuk dilakukan evakuasi. Masih ada jalur yang terpotong sungai yang rawan dilintasi tsunami dan tidak ada jembatan untuk menyebarang," imbuhnya. (Baca juga; Aktivitas Gempa di Selatan Jawa Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Waspada )

Tak hanya itu, Dwikorita juga meminta agar pemerintah daerah mewaspadai peningkatan aktivitas kegempaan di Selatan Jawa dengan mengecek bangunan-bangunan vital. Hal itu diantisipasi untuk meminimalisir terjadinya korban jiwa jika terjadi gempa berkekuatan besar. (Baca juga; Gempa 6,2 Guncang Blitar, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami )

"Kami mohon untuk segera melakukan, atau memastikan, bahwa konstruksi-konstruksi bangunan di wilayah pesisir Selatan Jawa, terutama bangunan vital seperti sekolah, gedung mol, kantor, mohon pastikan itu benar-benar sudah sesuai dengan standar bangunan tahan gempa," beber Dwikorita.

"Mohon rumah sakit, bangunan penting yang banyak orang akan ada disitu. Nah kenapa demikian, untuk antisipasi adanya peningkatan kejadian gempa bumi, yang menurut sejarah kegempaan dengan kekuatan bisa melampaui 6, dan dapat berpotensi tsunami," sambungnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
Rekomendasi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Berita Terkini
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved