Israel Bombardir Palestina, Cendekiawan Muslim Minta Jokowi Telepon Joe Biden
Jum'at, 21 Mei 2021 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Hendardi mengecam karena faktanya Israel juga menghabisi manusia, termasuk anak-anak dan perempuan. “Apa yang dilakukan Israel bukan hanya perebutan tanah, tapi penghancuran kemanusiaan. Israel mengabaikan jaminan perlindungan hak asasi manusia dalam perang. Sekalipun perang, seharusnya tetap patuh hukum hak asasi manusia,” tutur Hendardi.
Selain membunuh anak-anak dan perempuan, serangan Israel juga menghancurkan sarana dan prasarana kesehatan. Banyak tenaga kesehatan yang ikut jadi korban. Hendardi menilai hal itu jelas melanggar Konvensi Jenewa yang juga Isreal tanda tangani.
Menurut dia, untuk menyelesaikan konflik Palestina dan Israel, paling penting adalah dukungan politik internaional. “Langkah utama mesti dimulai dari jalur politik dengan menggalang dukungan internasional. Produknya mendorong gencatan senjata, menghentikan permusuhan, dan menjajaki dialog,” kata Hendardi.
Sementara itu, Mantan Duta Besar Indonesia di Spanyol Yuli Mumpuni Widarso menilai konflik antara Palestina dengan Israel bukan terkait isu agama. Tapi penyerangan terhadap situs Islam di Palestina tentu menyakiti perasaan dan berhasil memancing emosi umat Muslim.
Dia mengajak masyarakat Indonesia menyikapi masalah ini dengan nalar dan nurani. “Jangan terkecoh dengan lobi Israel yang begitu gencar. Fakta sejarah bahwa Israel melalukan pendudukan dengan cara-cara tidak manusiawi. Kita harus mendorong masalah ini ke pengadilan pidana internasional,” pungkasnya.
Selain membunuh anak-anak dan perempuan, serangan Israel juga menghancurkan sarana dan prasarana kesehatan. Banyak tenaga kesehatan yang ikut jadi korban. Hendardi menilai hal itu jelas melanggar Konvensi Jenewa yang juga Isreal tanda tangani.
Menurut dia, untuk menyelesaikan konflik Palestina dan Israel, paling penting adalah dukungan politik internaional. “Langkah utama mesti dimulai dari jalur politik dengan menggalang dukungan internasional. Produknya mendorong gencatan senjata, menghentikan permusuhan, dan menjajaki dialog,” kata Hendardi.
Sementara itu, Mantan Duta Besar Indonesia di Spanyol Yuli Mumpuni Widarso menilai konflik antara Palestina dengan Israel bukan terkait isu agama. Tapi penyerangan terhadap situs Islam di Palestina tentu menyakiti perasaan dan berhasil memancing emosi umat Muslim.
Dia mengajak masyarakat Indonesia menyikapi masalah ini dengan nalar dan nurani. “Jangan terkecoh dengan lobi Israel yang begitu gencar. Fakta sejarah bahwa Israel melalukan pendudukan dengan cara-cara tidak manusiawi. Kita harus mendorong masalah ini ke pengadilan pidana internasional,” pungkasnya.
(dam)
Lihat Juga :