Solusi Damai Palestina

Kamis, 20 Mei 2021 - 05:10 WIB
loading...
A A A
Palestina juga kesulitan menemukan kawan sejati aliansi. Negara- negara Arab yang turut terlibat dalam Perang Arab-Israel 1948, 1956, 1967, 1973, 1982 telah menanggalkan dukungan militernya. Praktis, posisi Palestina lemah.

Secara politik, Palestina juga lemah dan sendirian. Banyak negara Arab yang semula berperang melawan Israel kini bahkan memiliki hubungan diplomatik erat dengan Tel Aviv. Dimulai pengakuan Mesir atas Israel pada 1969 Pascaperang 1967, kepentingan nasional masing-masing membuat konstelasi politik berubah dinamis. Kini yang tersisa hanya solidaritas berwujud pernyataan diplomatik baik melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) maupun Liga Arab yang sering kali tidak efektif dan bergigi dalam implementasi.

Di sisi sebaliknya, Israel justru terus menikmati perlindungan Amerika, salah satu pemilik hak veto di Dewan Keamanan PBB. Belum lagi jika Inggris dan Prancis yang dalam Perang Arab-Israel dimasukkan dalam kalkulasi. Realitas ini membuat jomplang keseimbangan kekuatan militer dan diplomasi Palestina- Israel.

Koeksistensi Damai
Dalam konteks seperti itu, Palestina harus bertindak kalkulatif. Karenanya, koeksistensi damai menjadi pilihan paling rasional. Fakta yang dihadapi kini adalah bahwa kedua bangsa bertikai telah lama hidup di wilayah yang berdekatan tersebut.

Israel telah berdiri sebagai negara sejak 1948 dan mendapat pengakuan banyak negara. Sebaliknya Palestina masih berjuang keras meraih pengakuan internasional. Perjuangan pengakuannya di PBB pun masih tertahan.

Oleh karenanya, perjuangan senjata oleh Palestina harus ditinggalkan. Solusi politik dan diplomatik harus diyakini sebagai strategi realistik demi masa depan Palestina. Sebaliknya, Israel juga harus sensitif dan menahan kebijakan agresifnya.

Seluruh komponen kekuatan Palestina baik Fatah dan Hamas harus berani mengakui hak hidup bangsa Yahudi di Israel. Dengan demikian, Israel merasa terjamin keamanan nasionalnya. Ini bukan kekalahan namun strategi perjuangan. Pada gilirannya, dunia termasuk Israel akan mendukung hak bernegara rakyat Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Rekomendasi
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Berita Terkini
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved