Tak Didukung Jokowi, PKS Desak Pimpinan KPK Cabut SK Penonaktifan 75 Pegawainya

Selasa, 18 Mei 2021 - 15:41 WIB
loading...
Tak Didukung Jokowi,...
Politikus PKS Mardani Ali Sera meminta pimpinan KPK secepatnya mencabut penonaktifan 75 pegawainya. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera berpendapat memang sudah seharusnya Presiden Jokowi bersikap soal kisruh di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab Tes Wawasan Kebangsaan (TKW) untuk menentukan nasib pegawai KPK tidak diatur dalam undang-undang (UU) KPK No 19/2019.

"Terlebih secara peraturan per UU KPK yang baru tidak mengatur alih status kepegawaian KPK melalui TWK. Mesti diingat, terkadang memberantas korupsi perlu dilakukan dengan ‘radikal’, karena para koruptor pun juga radikal," kata kepada wartawan, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Mardani Ali Sera Sebut Pemilu Serentak 2024 Akan Merampas Hak Rakyat

Mardani mengaku pihaknya mengapresisi pernyataan Presiden Jokowi. Menurutnya, Jokowi telah mendengar suara publik dan menjaga semangat pemberantasan korupsi. Sebaliknya, kata Mardani, Presiden tak membiarkan adanya upaya pelemahan KPK.

Di sisi lain, ketua DPP PKS ini juga mengaku mengapresiasi dukungan publik yang terus mengingatkan KPK. Menurutnya, perjalanan pemberantasan korupsi masih panjang, ini bisa dilihat dari IPK Indonesia yang masih 37 pada 2020 atau di peringkat ke 102 dari 180 negara. Sehingga dukungan seperti ini penting dan perlu terus dijaga demi keberlanjutan pemberantasan korupsi di Indonesia

"Pimpinan KPK juga mesti segera mencabut SK penoanaktifan 75 pegawai KPK. Mengingat TWK berpotensi melanggar hukum dan etika publik karena tidak diatur dalam UU KPK yang baru beserta peraturan turunannya (PP No 41 2020)," ungkap Anggota Komisi II DPR RI itu.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Land Cruiser...
Penampakan Land Cruiser terkait Kasus Bupati Kuansing Tiba di Rupbasan KPK
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
KPK Tahan Bupati Kuantan...
KPK Tahan Bupati Kuantan Singingi dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Rekomendasi
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD 2026, Salam Sapa hingga Operasi Semut
Berita Terkini
Kala Prabowo Dipuji...
Kala Prabowo Dipuji Modi, Seorang Presiden juga Prajurit yang Paham Perencanaan
Penggeledahan Kafe dan...
Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Cipete Dikawal Brimob Bersenjata
Usut Korupsi Batu Bara...
Usut Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel
Penampakan Land Cruiser...
Penampakan Land Cruiser terkait Kasus Bupati Kuansing Tiba di Rupbasan KPK
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved