AHY: Jangan Melihat Oh Mayor, Usianya Baru 40, dan Lain-Lain, Nggak Relevan...
Senin, 17 Mei 2021 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
AHY mengakui, tidak ada yang bisa membeli jam terbang. Namun, yang harus diingat, ada proses akselerasi, lompatan-lompatan dalam politik yang juga harus kita apresiasi. Contohnya, ada orang yang saya sudah lima tahun, tapi yang dikerjakannya kalah sama orang yang baru setahun.
"Saya berharap, apa yang saya bawa, pengalaman saya di militer yang 16 tahun itu, lebih lagi kalau ditambah dengan Akademi Militer, mudah-mudahan juga punya warna tersendiri. Nah, dari situ saya ingin menawarkan sesuatu yang bisa kita bangun bersama. Jangan melihat oh Mayor, usianya baru 40, dan lain lain, nggak relevan," jelas pria kelahiran 10 Agustus 1978 tersebut.
Baca juga: Pimpin Partai Ummat, Ridho Rahmadi Jadi Ketua Umum Parpol Termuda
Apalagi, kata AHY mengulangi pernyataan Refly Harun bahwa kalau dikomparasi dengan negara-negara di dunia, banyak pemimpin yang lebih muda. "Yang penting jangan 'membunuh' anak muda," kata AHY berharap Demokrat dan politik Indonesia bisa memberikan jalan bagi kepemimpinan muda.
"Saya berharap, apa yang saya bawa, pengalaman saya di militer yang 16 tahun itu, lebih lagi kalau ditambah dengan Akademi Militer, mudah-mudahan juga punya warna tersendiri. Nah, dari situ saya ingin menawarkan sesuatu yang bisa kita bangun bersama. Jangan melihat oh Mayor, usianya baru 40, dan lain lain, nggak relevan," jelas pria kelahiran 10 Agustus 1978 tersebut.
Baca juga: Pimpin Partai Ummat, Ridho Rahmadi Jadi Ketua Umum Parpol Termuda
Apalagi, kata AHY mengulangi pernyataan Refly Harun bahwa kalau dikomparasi dengan negara-negara di dunia, banyak pemimpin yang lebih muda. "Yang penting jangan 'membunuh' anak muda," kata AHY berharap Demokrat dan politik Indonesia bisa memberikan jalan bagi kepemimpinan muda.
(zik)
Lihat Juga :