Hemat Air, Cairan E4 jadi Solusi Baru Kendalikan Karhutla
Minggu, 16 Mei 2021 - 22:40 WIB
loading...
Cairan E4 untuk pengendalian karhutla bisa dimanfaatkan dengan berbagai peralatan pemadam yang ada dan cukup dicampur dengan air sungai atau air kanal. Foto: SINDOnews/Ist
A
A
A
JAKARTA - Bahan pemadam api berbentuk cairan dengan teknologi Jepang ‘E4’ kini bisa menjadi solusi baru pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Cairan E4 efektif memadamkan api baik di atas maupun di bawah permukaan tanah, serta mencegah kebakaran berulang pada lahan gambut karena memiliki laju infiltrasi tinggi.
Bahan ini berbentuk cairan dan digunakan dengan cara diencerkan 100 kali dengan air, baik air sungai ataupun air dari kanal. Cairan E4 memiliki salah satu keunggulan yaitu laju infiltrasi yang tinggi. Dengan sifat ini, air campuran E4 dengan cepat menembus ke dalam gambut dan secara efektif dapat memadamkan api di bawah permukaan sehingga dapat mencegah kebakaran berulang yang biasa terjadi pada gambut.
Pengujian yang dilakukan di tanah gambut pada tahun 2020, air campuran E4 yang diencerkan 100 kali lipat menunjukkan laju perembesan sekitar dua kali lipat dibandingkan dengan air kanal saja.
Baca juga: Cegah Kebakaran Hutan, Kementerian LHK Perkuat Masyarakat Peduli Api
Cairan E4 diproduksi oleh PT ALSOK BASS Indonesia. ALSOK merupakan salah satu perusahaan keamanan terkemuka Jepang yang didirikan pada tahun 1965. Saat ini grup ALSOK menyediakan layanan keamanan yang komprehensif dan juga memproduksi peralatan pemadam kebakaran. Salah satu bahan pemadam api yang dikembangkan adalah E4.
Bahan ini berbentuk cairan dan digunakan dengan cara diencerkan 100 kali dengan air, baik air sungai ataupun air dari kanal. Cairan E4 memiliki salah satu keunggulan yaitu laju infiltrasi yang tinggi. Dengan sifat ini, air campuran E4 dengan cepat menembus ke dalam gambut dan secara efektif dapat memadamkan api di bawah permukaan sehingga dapat mencegah kebakaran berulang yang biasa terjadi pada gambut.
Pengujian yang dilakukan di tanah gambut pada tahun 2020, air campuran E4 yang diencerkan 100 kali lipat menunjukkan laju perembesan sekitar dua kali lipat dibandingkan dengan air kanal saja.
Baca juga: Cegah Kebakaran Hutan, Kementerian LHK Perkuat Masyarakat Peduli Api
Cairan E4 diproduksi oleh PT ALSOK BASS Indonesia. ALSOK merupakan salah satu perusahaan keamanan terkemuka Jepang yang didirikan pada tahun 1965. Saat ini grup ALSOK menyediakan layanan keamanan yang komprehensif dan juga memproduksi peralatan pemadam kebakaran. Salah satu bahan pemadam api yang dikembangkan adalah E4.
Lihat Juga :