Banyak Warga Marah di Titik Penyekatan, Sosiolog: Mereka Frustasi

Minggu, 16 Mei 2021 - 22:02 WIB
loading...
Banyak Warga Marah di...
Seorang warga marah saat terjaring di pos penyekatan perbatasan antara Bogor dan Sukabumi, Sabtu 15 Mei 2021. Foto/Instagram Lambe Turah
A A A
JAKARTA - Penyekatan jalan selama masa larangan mudik Lebaran 2021 membuat banyak warga marah-marah. Sejumlah video warga marah-marah saat terjaring di titik penyekatan beredar luas dan viral di media sosial.

Sosiolog Universitas Padjadjaran (Unpad) Nunung Nurwati mengatakan, munculnya reaksi masyarakat adalah akumulasi dari berbagai persoalan yang muncul. Sebab, pada dasarnya masyarakat sudah tahu adanya larangan mudik atau mobilitas.

"Sebenarnya mereka bukan tidak tahu. Mereka hanya coba-coba dan nekat, karena ada informasi warga lain bisa lolos. Ketika mereka diminta putar balik, mereka enggak terima, sehingga marah," kata Nunung kepada MPI, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Ini Dia Titik-Titik Penyekatan Arus Balik Lebaran

Menurut dia, kemarahan itu bentuk sikap frustasi masyarakat. Frustasi muncul karena ada harapan yang tidak terwujud. Harapan bisa lolos dan sampai kampung halaman, tetapi dicegat di jalan, sehingga mereka kecewa.

"Atau mungkin juga, kekecewaan masyarakat itu juga dipicu adanya informasi yang beredar bahwa ada WNA yang masuk ke Indonesia saat warga dilarang mobilitas. Jadi mereka bertanya-tanya, kenapa WNA bisa masuk, sementara warga sendiri mau ke saudara dilarang. Itu memperngaruhi timbulnya emosi," ujarnya.

Artinya, kata dia, kondisi itu menimbulkan akumulasi reaksi warga. Semestinya, pemerintah tegas dan adil, dalam menerapkan aturan kepada semua orang, baik WNA atau WNI atau siapa pun. Sehingga tidak ada kecemburuan sosial.

Baca juga: Cegah Covid-19, Polda Sulsel Lakukan Swab Antigen Acak di Pos Penyekatan

"Pemerintah, juga mestinya membuat kebijakan satu konsep, misalnya antara Menteri Perhubungan dengan lainnya. Kemudian aturan berlaku untuk semua orang tanpa kecuali. Sehingga tidak memicu kecemburuan sosial," katanya.

Diakui Nunung, masyarakat saat ini agak abai, tidak seperti tahun lalu, mayarakat masih sangat takut atas pandemi COVID-19. Saat ini bukan berarti tidak takut, tapi sedikit mengabaikan.

"Bisa jadi masyarakat sudah jenuh. Segala hal dibatasi dengan kebiasaan baru. Sementara masyarakat kita sukanya berkumpul. Dan berkumpul itu kebutuhan mendasar bagi masyarakat kita. Ini yang mesti terus disosialisasikan oleh pemerintah agar warga paham," kata Nunung.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Kenapa Video Anggota...
Kenapa Video Anggota DPR Terima Amplop Cokelat saat Rapat Bareng Pertamina Bikin Heboh Publik?
Heboh Video Hasto Beredar...
Heboh Video Hasto Beredar Luas, Tuding Jokowi Dalang Pelemahan KPK
Viral Pengemudi Arogan...
Viral Pengemudi Arogan Berpelat TNI, Kapuspen TNI: Pengecekan Puspom Pemiliknya Purnawirawan
Viral Marhan Harahap...
Viral Marhan Harahap Meninggal saat Mau ke Masjid Ada Jokowi, Paspampres Buka Suara
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Update Kasus Penjual...
Update Kasus Penjual Es Gabus, Polisi Bantah Ada Penganiayaan
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Berita Terkini
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved