Ucapkan Selamat Idul Fitri 1441 H, Wapres Imbau Rayakan dari Rumah Saja
Jum'at, 22 Mei 2020 - 22:45 WIB
loading...
Wakil Presiden KH Maruf Amin. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin menyampaikan Minal Aidin Wal Faizin, selamat Hari Raya Idul Fitri, sebagaimana dalam beberapa hari lagi umat muslim akan segera merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah .
Melalui telekonferensi yang disiarkan langsung dari Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (22/5/2020), Wapres meminta agar masyarakat merayakan hari kemenangan tersebut dari rumah saja, sebab kondisi bangsa dan negara masih mengalami pandemi COVID-19.
Wapres meminta masyarakat dapat memahami bahwa aturan pemerintah bukan melarang ibadahnya, akan tetapi melarang adanya aktivitas yang berpotensi membuat kerumunan, sehingga hal tersebut berpotensi penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dapat terjadi. (Baca juga: Hasil Sidang Isbat: Hari Raya Idul Fitri Jatuh pada Minggu 24 Mei 2020)
“Tidak di masjid, ataupun di lapangan terbuka, karena situasi keadaan negara kita masih menghadapi bahaya COVID-19. Oleh karena itu, masih perlu adanya mencegah berkumpulnya massa yang banyak, untuk mencegah penularan COVID-19,” kata Wapres.
Wapres meminta umat muslim kembali mengingat apa yang diajarkan dalam agama Islam tentang pentingnya membangun kemaslahatan, untuk memperbesar kemaslahatan, dan juga menghilangkan kemadharatan, kedaruratan, dan kerusakan, atau memperkecil kerusakan, dan kemudharatan.
"Karena itu, di dalam melaksanakan ajaran agama kita, senantiasa menyesuaikan dengan keadaan, dan tahun ini, hari raya yang kita masih dalam suasana kedaruratan itu, kebahayaan itu. Tahun ini, kita masih dalam suasana tahun kebahayaan,” jelas Wapres.
Melalui telekonferensi yang disiarkan langsung dari Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (22/5/2020), Wapres meminta agar masyarakat merayakan hari kemenangan tersebut dari rumah saja, sebab kondisi bangsa dan negara masih mengalami pandemi COVID-19.
Wapres meminta masyarakat dapat memahami bahwa aturan pemerintah bukan melarang ibadahnya, akan tetapi melarang adanya aktivitas yang berpotensi membuat kerumunan, sehingga hal tersebut berpotensi penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dapat terjadi. (Baca juga: Hasil Sidang Isbat: Hari Raya Idul Fitri Jatuh pada Minggu 24 Mei 2020)
“Tidak di masjid, ataupun di lapangan terbuka, karena situasi keadaan negara kita masih menghadapi bahaya COVID-19. Oleh karena itu, masih perlu adanya mencegah berkumpulnya massa yang banyak, untuk mencegah penularan COVID-19,” kata Wapres.
Wapres meminta umat muslim kembali mengingat apa yang diajarkan dalam agama Islam tentang pentingnya membangun kemaslahatan, untuk memperbesar kemaslahatan, dan juga menghilangkan kemadharatan, kedaruratan, dan kerusakan, atau memperkecil kerusakan, dan kemudharatan.
"Karena itu, di dalam melaksanakan ajaran agama kita, senantiasa menyesuaikan dengan keadaan, dan tahun ini, hari raya yang kita masih dalam suasana kedaruratan itu, kebahayaan itu. Tahun ini, kita masih dalam suasana tahun kebahayaan,” jelas Wapres.