Kembangkan Desa Wisata, Sandiaga Gandeng Lembaga Kemanusiaan

loading...
Kembangkan Desa Wisata, Sandiaga Gandeng Lembaga Kemanusiaan
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, ada 34 juta masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya di sektor parekraf. Foto/Instagram/sandiuno
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa untuk berkolaborasi dan gerak bersama menghadirkan solusi permasalahan yang diakibatkan oleh pandemi virus Corona (Covid-19) melalui pengembangan desa wisata.

Baca juga: Sandiaga Siapkan Sejumlah Program Bangkitkan Wisata Pascalibur Lebaran

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, ada 34 juta masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya di sektor parekraf. Namun, selama masa pandemi ini banyak sekali yan terkena PHK atau pengurangan jam kerja. Bahkan ada yang akhirnya jatuh ke dalam garis kemiskinan.

Baca juga: Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri , Sandiaga Uno Berharap Tahun Depan Bisa Lebaran Kumpul Keluarga



Untuk mengurangi beban pelaku parekraf, Kemenparekraf telah menyalurkan dana hibah pariwisata yang pertama sebesar Rp2,2 triliun pada tahun 2020 dan akan segera mengucurkan kembali dana hibah sebesar Rp3,7 triliun dalam waktu dekat.

"Akan tetapi di saat yang sulit ini, kami tentunya juga butuh dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu Kemeparekraf menggandeng Dompet Dhuafa untuk berkolaborasi bersama menghadirkan solusi permasalahan ekonomi ini," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Libur Lebaran, Sandiaga Minta Industri Parekraf Perketat Prokes

Tak hanya menyalurkan dana hibah pariwisata, Sandiaga mengatakan, pihaknya tengah fokus menggarap pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dengan mengandalkan wisatawan nusantara melalui pegembangan desa wisata..

Program tersebut, lanjut Sandiaga, merupakan bagian dari transformasi Kemenparekraf menjadikan ekonomi kreatif sebagai lokomotif untuk penciptaan lapangan kerja.

"Walalupun ada pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro, inovasi dan kreatifitas ini tidak bisa dibatasi dan akan terus terakselerasi dengan adanya pandemi ini. Karena itu kita ingin kolaborasi dengan teman-teman Dompet Dhuafa, yang terpikir tadi adalah konsep kemitraan dalam pengembangan Desa Wisata," kata Sandiaga.



"Kita sudah diamanahi 224 desa wisata tapi kurang banget. Menurut saya angka yang bagus itu 1.000 lebih, tapi karena kita keterbatasan sumber daya kita perlu mitra. Karena ini menurut saya menciptakan lapangan kerja, menyentuh langsung ke masyarakat dan programnya langsung dirasakan," imbuh Mas Meteri.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top