Pemerintah Didorong Perkuat Persiapan Faskes Antisipasi Lonjakan COVID-19
Jum'at, 14 Mei 2021 - 09:54 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, kesiapan rumah sakit. “Kesiapan rumah sakit sendiri, yang sudah banyak dibahas. Sedikitnya ada lima poin yang perlu disiapkan. SDM baik petugas kesehatan maupun petugas penunjang lainnya. Ketersediaan ruang rawat sampai mungkin perlu tenda darurat. Obat-obatan. Peralatan RS seperti ventilator dan oksigen,” kata Tjandra.
“Dan, alat pelindung diri (APD) dan mekanisme keamanan kerja petugas RS. Juga perlu dibuat sistem agar kalau memang terjadi kekurangan di salah satu dari lima poin ini maka bagaimana dapat ditangani secara cepat agar pasien dapat tertolong,” imbuhnya.
Keempat, persiapan untuk terus menjaga sistem surveilans dan pengumpulan data secara akurat. Hal ini, kata Tjandra, akan sangat penting karena situasi dapat sangat mudah berubah dan amat dinamis.
“Surveilans yang baik merupakan dasar utama dalam pengambilan keputusan yang tepat dalam situasi seperti ini. Perlu pula disiapkan sistem komunikasi risiko yang baik, agar informasi yang diterima masyarakat tidaklah membingungkan,” paparnya. Baca juga: Cegah Penularan COVID-19, Satgas Siapkan Random Testing bagi Pemudik Saat Arus Balik
Kelima, kesadaran masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Kalau memang akan ada peningkatan penularan di masyarakat maka 3 M menjadi modal utama kita atau kalau di luar negeri disebut sebagai 3 W, wear a mask, wash your hand and watch the distance,” tegas Tjandra.
“Dan, alat pelindung diri (APD) dan mekanisme keamanan kerja petugas RS. Juga perlu dibuat sistem agar kalau memang terjadi kekurangan di salah satu dari lima poin ini maka bagaimana dapat ditangani secara cepat agar pasien dapat tertolong,” imbuhnya.
Keempat, persiapan untuk terus menjaga sistem surveilans dan pengumpulan data secara akurat. Hal ini, kata Tjandra, akan sangat penting karena situasi dapat sangat mudah berubah dan amat dinamis.
“Surveilans yang baik merupakan dasar utama dalam pengambilan keputusan yang tepat dalam situasi seperti ini. Perlu pula disiapkan sistem komunikasi risiko yang baik, agar informasi yang diterima masyarakat tidaklah membingungkan,” paparnya. Baca juga: Cegah Penularan COVID-19, Satgas Siapkan Random Testing bagi Pemudik Saat Arus Balik
Kelima, kesadaran masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Kalau memang akan ada peningkatan penularan di masyarakat maka 3 M menjadi modal utama kita atau kalau di luar negeri disebut sebagai 3 W, wear a mask, wash your hand and watch the distance,” tegas Tjandra.
(kri)
Lihat Juga :