Transformasi Polri Menunjukan Hasil, Aktivis Kepemudaan Puji Jenderal Listyo
Senin, 10 Mei 2021 - 16:31 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Foto/Biro Pers Setpres
A
A
A
JAKARTA - Kinerja 100 hari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil dalam mendorong transformasi Polri menuju Presisi atau Prediktif, responsibilitas, transparan, dan berkeadilan.
Sejumlah gebrakan Jenderal Listyo dalam optimalisasi pemanfaatan teknologi, dan upaya-upaya humanis mendorong restorative justice menjadi salah satu keberhasilannya.
Direktur Al Mentra Institute, Karman BM menilai, langkah-langkah taktis dan tidak sekadar berwacana benar-benar ditunjukan Kapolri Listyo dalam 100 hari kinerjanya. "Kita patut apresiasi pencapaian yang sudah terlihat dalam 100 hari kinerja Kapolri. Jenderal Listyo sudah menampilkan gebrakan-gebrakan yang luar biasa," kata Karman dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).
Aktivis Kepemudaan asal NTB ini menjelaskan, optimalisasi penggunaan teknologi dalam pelayanan Polri melalui virtual police merupakan hal kreatif dan sangat inovatif. "Setidaknya virtual police telah memberikan peringatan atau teguran kepada 419 konten di media sosial yang dinilai melakukan pelanggaran UU ITE. Ini juga mereduksi kasus-kasus ITE dan memberikan edukasi ke publik," tuturnya.Baca juga: Jenderal Listyo Sigit Sebut Kebijakan Larangan Mudik untuk Lindungi Masyarakat
Dia menilai 100 hari kepemimpinan Listyo telah menunjukkan transformasi kepolisian yang lebih maju dan modern dengan memaksimalkan penggunaan teknologi.
Sejumlah gebrakan Jenderal Listyo dalam optimalisasi pemanfaatan teknologi, dan upaya-upaya humanis mendorong restorative justice menjadi salah satu keberhasilannya.
Direktur Al Mentra Institute, Karman BM menilai, langkah-langkah taktis dan tidak sekadar berwacana benar-benar ditunjukan Kapolri Listyo dalam 100 hari kinerjanya. "Kita patut apresiasi pencapaian yang sudah terlihat dalam 100 hari kinerja Kapolri. Jenderal Listyo sudah menampilkan gebrakan-gebrakan yang luar biasa," kata Karman dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).
Aktivis Kepemudaan asal NTB ini menjelaskan, optimalisasi penggunaan teknologi dalam pelayanan Polri melalui virtual police merupakan hal kreatif dan sangat inovatif. "Setidaknya virtual police telah memberikan peringatan atau teguran kepada 419 konten di media sosial yang dinilai melakukan pelanggaran UU ITE. Ini juga mereduksi kasus-kasus ITE dan memberikan edukasi ke publik," tuturnya.Baca juga: Jenderal Listyo Sigit Sebut Kebijakan Larangan Mudik untuk Lindungi Masyarakat
Dia menilai 100 hari kepemimpinan Listyo telah menunjukkan transformasi kepolisian yang lebih maju dan modern dengan memaksimalkan penggunaan teknologi.
Lihat Juga :