Pakar: Terorisme Tidak Bisa Ditujukan Hanya Agama Tertentu
Sabtu, 08 Mei 2021 - 16:36 WIB
loading...
Terorisme bukan ajaran agama mana pun. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Terorisme bukan ajaran agama mana pun. Bahkan dalam Islam aksi teror sangat bertentangan dengan inti ajaran Islam yang mengedepankan penjagaan terhadap kehidupan. Demikian juga dengan pengertian jihad yang masih banyak pihak salahartikan dan kaitkan dengan aksi teror.
Baca juga: Bekuk Yusuf Iskandar, DPO Kasus Terorisme di Jakarta Tinggal 2 Orang
Hal itu disampaikan Ketua Program Studi Kajian Terorisme Sekolah Kajian Strategik dan Global Universitas Indonesia, Muhammad Syauqillah dalam acara Inspirasi Sahur Islam dan Kebangsaan bertema "Terorisme Bukan Ajaran Agama" yang disiarkan melalui channel Youtube bknpusat PDI Perjuangan, yang dipandu oleh Host Muhammad Putri Novalianota dalam acara sahur yang ditayangkan rutin setiap pukul 03.00 WIB, Sabtu (8/5/2021).
Baca juga: Nyatakan KKB Teroris, Mahfud: Papua dan Papua Barat Bagian Sah NKRI
"Tidak bisa dipungkiri juga, memang pelaku teror itu rata-rata berbasis latar belakang keagamaan. Kalau di Indonesia misalnya mayoritas bergama muslim, di India dan Myanmar itu Hindu dan Budha. Dan kalau kita tengok ke negara-negara lain memang terorisme itu tidak dimonopoli atau milik agama agama tertentu," ujar Syauqillah.
"Ada misalnya terorisme berbasis supremasi kulit putih, seperti yang baru-baru ini kita lihat di Amerika. Ada juga yang berbasis etnonasionalism, seperti PKK yang ada di Kurdi, Suriah atau Turki. Atau ada juga yang terkait dengan gerakan right wing atau left wing seperti yang terjadi di Amerika Latin atau negara-negara lain," lanjutnya.
Baca juga: 3 Lembaga Adat Papua Sepakat Jadikan KKB Teroris, Hukum Harus Ditegakkan
Baca juga: Bekuk Yusuf Iskandar, DPO Kasus Terorisme di Jakarta Tinggal 2 Orang
Hal itu disampaikan Ketua Program Studi Kajian Terorisme Sekolah Kajian Strategik dan Global Universitas Indonesia, Muhammad Syauqillah dalam acara Inspirasi Sahur Islam dan Kebangsaan bertema "Terorisme Bukan Ajaran Agama" yang disiarkan melalui channel Youtube bknpusat PDI Perjuangan, yang dipandu oleh Host Muhammad Putri Novalianota dalam acara sahur yang ditayangkan rutin setiap pukul 03.00 WIB, Sabtu (8/5/2021).
Baca juga: Nyatakan KKB Teroris, Mahfud: Papua dan Papua Barat Bagian Sah NKRI
"Tidak bisa dipungkiri juga, memang pelaku teror itu rata-rata berbasis latar belakang keagamaan. Kalau di Indonesia misalnya mayoritas bergama muslim, di India dan Myanmar itu Hindu dan Budha. Dan kalau kita tengok ke negara-negara lain memang terorisme itu tidak dimonopoli atau milik agama agama tertentu," ujar Syauqillah.
"Ada misalnya terorisme berbasis supremasi kulit putih, seperti yang baru-baru ini kita lihat di Amerika. Ada juga yang berbasis etnonasionalism, seperti PKK yang ada di Kurdi, Suriah atau Turki. Atau ada juga yang terkait dengan gerakan right wing atau left wing seperti yang terjadi di Amerika Latin atau negara-negara lain," lanjutnya.
Baca juga: 3 Lembaga Adat Papua Sepakat Jadikan KKB Teroris, Hukum Harus Ditegakkan
Lihat Juga :