Manajemen Risiko Ramadan 1422 H

Kamis, 06 Mei 2021 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Silaturahmi Digital
Penulis berpendapat bahwa Surat Edaran Nomor 13 dan adendumnya selain bertujuan mengurangi penyebaran Covid-19 juga akan menyebabkan mandeknya pertumbuhan ekonomi regional/daerah pada libur Lebaran tahun ini. Selama libur Lebaran sebelum pandemi, sektor usaha ritel, wisata, transportasi, rumah makan, dan penginapan menjadi tempat berputarnya uang pemudik.

Salah satu kekhasan umat muslim Indonesia saat Lebaran adalah mengalokasikan mayoritas uang atau penerimaan untuk konsumsi. Dalam bahasa ekonomi sering disebut marginal propensity to consume pemudik hampir mendekati 100%. Hal inilah yang membuat Ramadan penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia karena konsumsi masyarakat meningkat signifikan dibandingkan bulan lain.

Di tengah sepinya geliat ekonomi Ramadan 1442 H akibat pandemi Covid-19, momentum ini bisa dijadikan upaya mengubah mindset pemudik. Mudik Lebaran bukan merupakan ajang pamer kekayaan dan eksistensi tentang keberhasilan serta kesuksesan pemudik saat berada di kampung halaman. Karena, disadari atau tidak, hal ini mendukung sifat riya dan konsumtif. Konsumtif adalah gaya hidup yang tidak hemat. Sifat konsumtif tidak sejalan dengan perintah Allah SWT yang dijelaskan Alquran Surat Al An’am ayat 141, di mana pada terjemahan akhir ayatnya berbunyi “...dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” Agama Islam mengajarkan kepada umatnya untuk tidak berlebihan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari terlebih pada Ramadan. Puasa Ramadan seharusnya melatih umat Islam meninggalkan pola hidup konsumtif dan beralih ke pola hidup hemat.

Kembali ke Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dan adendumnya, dengan menaati pelarangan mudik Lebaran bukan berarti silaturahmi dengan sanak saudara di kampung halaman pada hari raya Idulfitri1442 H terputus. Silaturahmi digital menggunakan Interconnection-networking (internet) bisa dilakukan sebagai alternatif. Dengan gawai fourth generation technology (4G), masyarakat bisa melakukan video call untuk bermaaf-maafan di hari raya Idufitri. Teknologi 4G sangat hemat dan efektif. Hal ini merupakan manfaat dari kemajuan teknologi yang cocok diimplementasikan.

Terakhir, seluruh komponen masyarakat harus mendukung segenap upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 dengan melakukan manajemen risiko pada pra dan pasca-Idulfitri 1442 H. Mudik jangan, silaturahmi jalan. Semoga Idulfitri tahun depan pandemi Covid-19 sudah berlalu. Amin.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Rekomendasi
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
Berita Terkini
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Kawal Anggaran Negara,...
Kawal Anggaran Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN hingga ke Daerah
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved