Kabinda Papua Gugur Ditembak KKB, Pengamat: Kehadirannya Sesuai UU Intelijen

Selasa, 04 Mei 2021 - 19:07 WIB
loading...
A A A
"Dari penjelasan di atas maka keberadaan Kabinda Papua di lapangan itu sudah tepat dan sesuai dengan tugas dan fungsi yang dimandatkan oleh UU Intelijen Negara, sehingga framing bahwa keberadaan Kabinda Papua di lapangan bertentangan dengan tugasnya sebagai anggota BIN seperti yang diopinikan oleh Prof. Tjipta Lesmana adalah kurang tepat dan keliru," katanya.

Meski demikian, kata dia, yang perlu dievaluasi adalah langkah-langkah pengamanan atau Operational Security (OpSec) personel BIN saat melaksanakan tugas-tugas tertutupnya di lapangan. Lulusan Master of international Studies dengan spesialisasi Peace and Conflict Resolution dari University of Queensland, Australia menilai, seluruh personel intelijen mengerti betul risiko yang melekat pada profesi dan tugasnya sebagai personel intelijen, termasuk risiko meninggal dunia bahkan hilang dalam tugas, walaupun seluruh langkah-langkah mitigasi risiko sudah dilakukan secara maksimal.

Dia mencontohkan bagaimana ketika tujuh personel Central Intelligence Agency (CIA) tewas ketika salah seorang aset yang mereka percayai sebagai agennya malah meledakan dirinya di dalam lokasi markas operasi mereka di Camp Chapman di pada Desember 2009. Padahal pengamanan markas tersebut sangat ketat dan dilakukan berlapis. Seperti istilah dalam militer yang dikenal dengan Murphy’s Law Anything that can go wrong will go wrong. "Semoga pengorbanan Kabinda Papua, Mayjen (Anumerta) TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha tidaklah sia-sia," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
5 Jenderal TNI Jabat...
5 Jenderal TNI Jabat Kepala BIN, 3 di Antaranya dari Satuan Kopassus
Cegah Eskalasi Kekerasan,...
Cegah Eskalasi Kekerasan, Pemerintah Diminta Buat Resolusi Konflik Papua
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Rekomendasi
Bukan Harry Kane atau...
Bukan Harry Kane atau Bellingham, Argentina Waspadai Declan Rice Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Keutamaan Bulan Safar:...
Keutamaan Bulan Safar: Meski Tak Seagung Muharram, Tetap Penuh Hikmah
Berita Terkini
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
Akan Atur Royalti Dalam...
Akan Atur Royalti Dalam UU, Baleg DPR: Karya Jurnalistik juga Miliki Hak Cipta
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Gandeng KPK, Kejagung...
Gandeng KPK, Kejagung Didukung Penuh Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved