Ramai Kabar Denjaka Sudah Mendarat di Papua, Ini Penjelasan Korps Marinir
Sabtu, 01 Mei 2021 - 14:50 WIB
loading...
Angkatan Laut Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) ramai sudah tiba di Papua guna menumpas aksi teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Sabtu, (1/5/2021). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Angkatan Laut Detasemen Jala Mangkara ( Denjaka ) ramai diperbincangkan dalam media sosial pada Sabtu, (1/5/2021). Netizen menyebut Denjaka akan tiba di Papua guna menumpas aksi teroris Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) di Papua.
"Pasukan elite angkatan laut DENJAKA sudah sampai di tanah Papua. Kekuatan 1 Denjaka = 12 orang. Mempunyai kekuatan misterius yang bikin angkatan laut Amerika gemetaran," cuit akun @H4l1mun_D1n61n yang tweetnya sudah dilike 2.8 ribu orang ini. Baca juga: Ini 10 Kekerasan yang Dilakukan KKB Papua Versi KSP
Terkait isu keterlibatan Pasukan Elite Denjaka. MPI menghubungi Kadis Penerangan Marinir Angkatan Laut Gugun. Ia mengatakan Denjaka merupakan pasukan elite TNI AL yang semua pergerakan tidak ada yang tahu dan pernah diberitakan sesuatunya. Baca juga: Soal Penyebutan KKB Papua Diubah Jadi Kelompok Teroris, PMKRI Minta Pemerintah Kaji Ulang
"Seluruh kegiatan Denjaka tidak pernah diberitakan. Kegiatan di sana tidak ada," katanya saat dihubungi MPI.
"Pasukan elite angkatan laut DENJAKA sudah sampai di tanah Papua. Kekuatan 1 Denjaka = 12 orang. Mempunyai kekuatan misterius yang bikin angkatan laut Amerika gemetaran," cuit akun @H4l1mun_D1n61n yang tweetnya sudah dilike 2.8 ribu orang ini. Baca juga: Ini 10 Kekerasan yang Dilakukan KKB Papua Versi KSP
Terkait isu keterlibatan Pasukan Elite Denjaka. MPI menghubungi Kadis Penerangan Marinir Angkatan Laut Gugun. Ia mengatakan Denjaka merupakan pasukan elite TNI AL yang semua pergerakan tidak ada yang tahu dan pernah diberitakan sesuatunya. Baca juga: Soal Penyebutan KKB Papua Diubah Jadi Kelompok Teroris, PMKRI Minta Pemerintah Kaji Ulang
"Seluruh kegiatan Denjaka tidak pernah diberitakan. Kegiatan di sana tidak ada," katanya saat dihubungi MPI.
(kri)
Lihat Juga :