Punya Tokoh Kontra Jokowi, Partai Ummat Dinilai Ingin Ambil Ceruk Oposisi

Jum'at, 30 April 2021 - 13:57 WIB
loading...
Punya Tokoh Kontra Jokowi,...
Positioning Partai Ummat untuk mengisi memperkuat oposisi terhadap pemerintah dinilai sudah tepat. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Ummat dinilai ingin mengambil ceruk suara oposisi. Hal tersebut diketahui dari sejumlah tokoh yang berseberangan dengan pemerintahan Presiden Jokowi di dalamnya. Sebut saja Neno Warisman, Buni Yani, dan MS Ka'ban.

"Dari sini sudah kelihatan positioningnya, menurut saya Partai Ummat juga ingin mengambil ceruk pasar oposisi yang sekarang hanya ada PKS, dan Partai Ummat ingin hadir untuk mengambil ceruk pasar itu," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo kepada SINDOnews, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Sore Nanti Giliran Kader Partai Ummat dari 34 Provinsi Gelar Deklarasi

Saat ini partai yang secara tegas menyatakan diri sebagai oposisi hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sementara Partai Demokrat dan PAN memilih garis abu-abu dengan mengaku sebagai partai penyeimbang.

Menurut Kunto, positioning Partai Ummat itu sudah tepat. Terlebih, sejumlah tokoh yang berseberangan dengan Jokowi di Partai Ummat tersebut punya pengaruh terhadap opini publik dan pemilih di Indonesia.

"Kita tahu sepak terjang Neno Warisman, Buni Yani punya peran yang sangat strategis dan instrumental ketika mengalahkan Ahok di Pilkada DKI, jadi menurut saya nama-nama ini memang disimpan oleh Amien Rais untuk kemudian menjadi senjata vote gater nanti ketika 2024," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Jaksa Turki Tuntut Hukuman...
Jaksa Turki Tuntut Hukuman 2.430 Tahun Penjara untuk Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu
Masih Tinggal di Persembunyian,...
Masih Tinggal di Persembunyian, Machado Terkejut Raih Hadiah Nobel Perdamaian
Profil Maria Corina...
Profil Maria Corina Machado, Wanita Pemberani Venezuela Peraih Hadiah Nobel Perdamaian
Rekomendasi
BRI Wellness Experience...
BRI Wellness Experience 2026, Menjelajahi Wellness Garden Pertama dan Terbesar di Jantung Jakarta
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Gus Yaqut Segera Disidang...
Gus Yaqut Segera Disidang terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Penyidik Polri Datangi...
Penyidik Polri Datangi Gedung Pidsus Kejagung, Bawa Koper Besar
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Infografis
10 Negara Dinilai Penduduknya...
10 Negara Dinilai Penduduknya Punya Kualitas Pendidikan Terbaik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved