Bertemu Golkar, PKS Bicarakan Pajak STNK Roda Dua
Kamis, 29 April 2021 - 19:10 WIB
loading...
PKS menyatakan ingin bersama-sama Golkar mencari solusi untuk membangkitkan ekonomi. Foto: SINDOnews/Kiswondari
A
A
A
JAKARTA - PKS menggelar pertemuan dengan Partai Golkar . Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama jajarannya berkunjung ke kantor DPP Partai Golkar,Slipi, Jakarta, Kamis (29/4/2021). Diterima Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan jajarannya, salah satu isi pembicaraan adalah mencari solusi bagi kebangkitan ekonomi akibat pandemi.
Ahmad Syaikhu menegaskan, pandemi telah berdampak serius bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka para pekerja, pelaku UMKM, dan masyarakat miskin. "Maka PKS mengusulkan agar diberlakukan beberapa insentif bagi masyarakat kelas menengah-bawah. Inilah momentumnya bagi negara agar meringankan beban rakyat," ungkap Syaikhu dalam keterangan persnya, Kamis (29/4/2021).
Baca juga: Ketua Partai Golkar Jatim Sarmuji Wacanakan Duet Airlangga-Khofifah di Pilpres 2024
PKS mengusulkan untuk memberikan keringanan pajak bagi masyarakat menengah-bawah yang merupakan kelompok yang paling besar terdampak ekonomi, khususnya bagi pekerja, buruh, dan karyawan.
"Insentif pajak ini berupa pembebasan pajak STNK roda dua dan pembebasan pajak penghasilan (PPh) untuk masyarakat berpenghasilan kurang dari 8 juta rupiah per bulan," terangnya.
Menurut politikus Senayan inj, insentif bagi masyarakat kelas menengah ke bawah akan memicu kenaikan konsumsi. Dengan begitu, ekonomi riil akan berputar dan menjadi penopang bagi bangkitnya ekonomi nasional. "Insentif pajak ini sangat tepat sasaran karena menarget kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang menopang konsumsi masyarakat," papar Syaikhu.
Ahmad Syaikhu menegaskan, pandemi telah berdampak serius bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka para pekerja, pelaku UMKM, dan masyarakat miskin. "Maka PKS mengusulkan agar diberlakukan beberapa insentif bagi masyarakat kelas menengah-bawah. Inilah momentumnya bagi negara agar meringankan beban rakyat," ungkap Syaikhu dalam keterangan persnya, Kamis (29/4/2021).
Baca juga: Ketua Partai Golkar Jatim Sarmuji Wacanakan Duet Airlangga-Khofifah di Pilpres 2024
PKS mengusulkan untuk memberikan keringanan pajak bagi masyarakat menengah-bawah yang merupakan kelompok yang paling besar terdampak ekonomi, khususnya bagi pekerja, buruh, dan karyawan.
"Insentif pajak ini berupa pembebasan pajak STNK roda dua dan pembebasan pajak penghasilan (PPh) untuk masyarakat berpenghasilan kurang dari 8 juta rupiah per bulan," terangnya.
Menurut politikus Senayan inj, insentif bagi masyarakat kelas menengah ke bawah akan memicu kenaikan konsumsi. Dengan begitu, ekonomi riil akan berputar dan menjadi penopang bagi bangkitnya ekonomi nasional. "Insentif pajak ini sangat tepat sasaran karena menarget kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang menopang konsumsi masyarakat," papar Syaikhu.
Lihat Juga :