Jokowi Diingatkan Reshuffle Kabinet Jangan Jadi Ajang Politik Balas Budi
Selasa, 27 April 2021 - 09:06 WIB
loading...
Direktur Riset IPS, Arman Salam menyatakan, bicara reshuffle kabinet maka kita hanya bisa beropini, sepenuhnya mutlak hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS), Arman Salam menyatakan, bicara reshuffle kabinet maka kita hanya bisa beropini, sepenuhnya mutlak hak prerogatif Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden.
Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Basarah PDIP Yakin Jokowi Tinggal Tunggu Hari Baik
Reshuffle kabinet memang belum pasti kapan diumumkan Presiden, namun pasca dua nomenklatur kementerian baru disetujui DPR, Jokowi rupanya harus kembali merombak wajah kabinetnya.
Arman menuturkan, dari hasil survei IPS baru-baru ini, ia menyebutkan 'trio isu' yang membuat pamor pemerintahan Jokowi anjlok dimata publik, yakni tingkat kepuasan kinerjanya di bawah 50%, atau sekitar 47,1%.
"Mungkin ini angka yang paling kecil yang dihadiahkan publik pada pemerintahan Jokowi sepanjang Jokowi menjabat Presiden," tutur Arman saat dihubungi, Selasa (27/4/2021).
Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Basarah PDIP Yakin Jokowi Tinggal Tunggu Hari Baik
Reshuffle kabinet memang belum pasti kapan diumumkan Presiden, namun pasca dua nomenklatur kementerian baru disetujui DPR, Jokowi rupanya harus kembali merombak wajah kabinetnya.
Arman menuturkan, dari hasil survei IPS baru-baru ini, ia menyebutkan 'trio isu' yang membuat pamor pemerintahan Jokowi anjlok dimata publik, yakni tingkat kepuasan kinerjanya di bawah 50%, atau sekitar 47,1%.
"Mungkin ini angka yang paling kecil yang dihadiahkan publik pada pemerintahan Jokowi sepanjang Jokowi menjabat Presiden," tutur Arman saat dihubungi, Selasa (27/4/2021).