Kronologi KRI Nanggala-402 dari Hilang Kontak hingga Dinyatakan Tenggelam
Minggu, 25 April 2021 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
b. Terjadinya tumpahan minyak disekitar area tenggelam. Kemungkinan terjadi kerusakan tangki BBM (retak) karena tekanan air laut atau pemberian sinyal posisi dari KRI NGL-402.
8. Kapal penyelamat MV Swift Rescue menuju perairan Bali untuk melakukan operasi pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang
Kamis (22/4/2021)
1. Kemampuan oksigen kapal selam dalam kondisi black out yaitu 72 jam. Maka jika hilang kontak Rabu pukul 03.00 WIB maka oksigen bertahan hingga Sabtu 03.00 WIB
2. Kapal penyelamat Malaysia MV Mega Bakti bergerak menuju perairan Bali dari perairan Kinabalu Malaysia untuk bergabung dalam operasi pencarian kapal selam KRI Nanggala-402
3. Belum terdeteksi posisi Kapal Selam Nanggala-402
4. Berbagai alutsista dikerahkan cari Kapal Selam Nanggala-402. Diantaranya KRI Nanggala 402, antara lain KRI Bung Tomo 357, KRI Diponegoro 365, KRI Kapitan Pattimura 371, KRI Karel Satsuit Tubun 356, KRI Hasan Basri 382, KRI Raden Eddy Martadinata 331, KRI Gusti Ngurah Rai 332, KRI Diponegoro 365, KRI dr. Soeharso 990 dan KRI Pulau Rimau 724. Termasuk KRI Rigel
5. Kondisi kapal selam Nanggala-402 dinyatakan masih sangat layak. Kapal ini sudah di-docking (perawatan) terakhir bulan Januari 2020. Docking terakhir di PT PAL.
6. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Panglima TNI, KSAL, dan Basarnas untuk mengerahkan segala kekuatan dan upaya seoptimal mungkin melakukan upaya pencarian dan penyelamatan. Prioritas utamanya adalah keselamatan 53 awak kapal
Jumat (23/4/2021)
1. TNI menyatakan kapal selamnya sudah diam, tidak ada suara. Sehingga hanya sonar yang bisa menangkap
2. KRI yang dikerahkan pada proses pencarian menjadi 21. Termasuk kapal selam KRI Alugoro-405.
3. Beberapa kapal bantuan dari negara sahabat seperti MV Swift Rescue (Singapura), MV Mega Bhakti (Malaysia), HMAS Ballarat dan HMAS Sirius (Australia) serta SCI Sabarmati (India)
8. Kapal penyelamat MV Swift Rescue menuju perairan Bali untuk melakukan operasi pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang
Kamis (22/4/2021)
1. Kemampuan oksigen kapal selam dalam kondisi black out yaitu 72 jam. Maka jika hilang kontak Rabu pukul 03.00 WIB maka oksigen bertahan hingga Sabtu 03.00 WIB
2. Kapal penyelamat Malaysia MV Mega Bakti bergerak menuju perairan Bali dari perairan Kinabalu Malaysia untuk bergabung dalam operasi pencarian kapal selam KRI Nanggala-402
3. Belum terdeteksi posisi Kapal Selam Nanggala-402
4. Berbagai alutsista dikerahkan cari Kapal Selam Nanggala-402. Diantaranya KRI Nanggala 402, antara lain KRI Bung Tomo 357, KRI Diponegoro 365, KRI Kapitan Pattimura 371, KRI Karel Satsuit Tubun 356, KRI Hasan Basri 382, KRI Raden Eddy Martadinata 331, KRI Gusti Ngurah Rai 332, KRI Diponegoro 365, KRI dr. Soeharso 990 dan KRI Pulau Rimau 724. Termasuk KRI Rigel
5. Kondisi kapal selam Nanggala-402 dinyatakan masih sangat layak. Kapal ini sudah di-docking (perawatan) terakhir bulan Januari 2020. Docking terakhir di PT PAL.
6. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Panglima TNI, KSAL, dan Basarnas untuk mengerahkan segala kekuatan dan upaya seoptimal mungkin melakukan upaya pencarian dan penyelamatan. Prioritas utamanya adalah keselamatan 53 awak kapal
Jumat (23/4/2021)
1. TNI menyatakan kapal selamnya sudah diam, tidak ada suara. Sehingga hanya sonar yang bisa menangkap
2. KRI yang dikerahkan pada proses pencarian menjadi 21. Termasuk kapal selam KRI Alugoro-405.
3. Beberapa kapal bantuan dari negara sahabat seperti MV Swift Rescue (Singapura), MV Mega Bhakti (Malaysia), HMAS Ballarat dan HMAS Sirius (Australia) serta SCI Sabarmati (India)
Lihat Juga :