Kolonel Harry Setyawan di Mata Sahabat, Anak Band yang Disiplin dan Cerdas

Jum'at, 23 April 2021 - 22:57 WIB
loading...
Kolonel Harry Setyawan...
Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmada II, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan merupakan satu dari empat non-ABK yang berada di dalam kapal selam KRI Nanggala 402. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmada II, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan merupakan satu dari empat non-ABK yang berada di dalam kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak saat menggelar latihan di perairan Bali, Rabu (21/4/2021) kemarin.

Dimata sahabatnya Arie Alimy, Kolonel Harry Setyawan merupakan pribadi yang cerdas dan suka menolong. Arie dan Kolonel Harry sudah berteman lama sejak berada di bangku SMP. Dia menceritakan, Kolonel Harry Setyawan merupakan teman yang dikenal sangat tekun. Semasa duduk di bangku SMP Arie dan Kolonel Harry biasa menghabiskan waktu luang bersama. "Kita punya hobi yang sama, kita sama-sama suka musik sampai pernah jadi anak band," kata Arie saat dihubungi, Jumat (23/4/2021). Baca juga: Pencarian KRI Nanggala-402, KNKT Terjunkan ROV dan Magnetometer

Dikatakan Arie, Kolonel Harry selalu ada dalam satu band yang sama mulai duduk di bangku SMP hingga SMA. "Sekolah kita itu dulu di SMP 3 Depok dan SMA 1 Depok," ujarnya. Baca juga: 60 Jam Hilang Kontak, Fokus Pencarian KRI Nanggala di 40 Km Lepas Pantai Utara Bali

Perkenalan Kolonel Harry Setyawan dengan dengan alat musik terjadi semasa SMP. Arie Alimy lah yang secara tak langsung mengajarkan Kolonel Harry memainkan gitar. Tak perlu waktu lama, setelah perkenalan itu Kolonel Harry pun menjadi lebih mahir. "Waktu itu saya lebih dulu bisa gitar. Terus main bareng karena dulu itu rumah saya tempat ngumpul temen-temen. Saya perhatiin kok Harry cepet berkembangnya ya, malah bisaan dia main gitarnya. Oh ternyata dia ikut les gitar gitu di Yamaha," kata Arie mengenang masa kecil dengan Kolonel Harry Setyawan.

Akhirnya karena sudah sama-sama mahir main alat musik dan masuk ke SMA 1 Depok ketika itu kita masih lanjut main band. Sampai bikin band satu sekolah. "Jadi waktu itu Harry yang gagas buat komunitas band di sekolah, mulai dari kelas 1 sampai kelas 3. Padahal waktu itu kita baru kelas 1," ungkapnya.

Setelah komunitas band ini terbentuk, barulah pada saat itu Arie dan Kolonel Harry rutin latihan bersama teman-teman yang lainnya. "Dulu kita itu sewa studio buat latihan band sampai 9 jam, kita latihan bareng sama yang lain," ucapnya.

Kolonel Harry Setyawan di Mata Sahabat, Anak Band yang Disiplin dan Cerdas


Bukan hanya mahir memainkan gitar, kata Arie, Kolonel Harry Setyawan adalah salah satu sahabat yang cerdas dan berprestasi dalam dunia akademik. Saat duduk di bangku SMP saja, lanjut Arie, Kolonel Harry memiliki NEM tinggi saat itu. "Dia itu (Kolonel Harry Setyawan) pinter waktu mau masuk SMA nilainya 46 zaman itu paling tinggi istilah dulu NEM ya," tuturnya.

Selain termasuk siswa yang berprestasi saat itu, Kolonel Harry Setyawan tidak pernah membedakan teman-temannya. Padahal, saat SMA dulu Harry itu masuknya Fisika. Kalau dulu identiknya kan anak-anak Fisika itu kutu buku. "Harry ini enggak malu bergaul sama saya dan teman-teman band lainnya padahal kita itu masuk biologi, istilahnya itu sekarang IPA sama IPS," ujarnya.

Setelah lulus SMA, pertemanannya dengan Kolonel Harry Setyawan pun masih terjalin. Saat itu kolonel Harry memilih masuk ke sekolah taruna hingga lulus dan menjadi anggota TNI AL dan berdinas di Surabaya. "Saya sama Kolonel Harry masih suka ketemu. Kadang kalau dia pulang ke Depok ke rumah Ibunya juga suka ngajak ngumpul sama temen-temen band dulu di SMA 1 Depok," tuturnya.

Terkait musibah hilangnya kontak kapal selam KRI Nanggala 402, Arie berharap semoga petugas yang dikerahkan dapat segera menemukan keberadaan kapal selam tersebut. "Doa terbaik untuk seluruh penumpang kapal selam Nanggala 402. Semoga proses penyelamatan dapat berjalan lancar," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Rekomendasi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Berita Terkini
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved