Buru Jozeph Paul Zhang, Polri Bakal Periksa Pihak Keluarga
Kamis, 22 April 2021 - 16:01 WIB
loading...
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap pihak keluarga untuk memburu Jozeph Paul Zhang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polri terus memburu tersangka kasus dugaan penistaan agama Jozeph Paul Zhang . Kini salah satu upayanya adalah melakukan pemeriksaan terhadap pihak keluarga yang bersangkutan.
"Iya orang terdekat. Kemungkinan orang terdekat bisa (keluarganya)," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021). Baca juga: Bareskrim Minta Imigrasi Cabut Paspor Jozeph Paul Zhang
Tak hanya itu, Rusdi menyatakan bakal memeriksa pihak-pihak yang berkaitan dengan Paul Zhang. Keterangan itu, kata Rusdi, akan digali oleh penyidik untuk mendalami tersangka yang mengaku sebagai nabi ke-26 itu.
Kendati begitu, Rusdi belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai kapan pemeriksaan itu akan dilakukan. "Proses tetap berjalan di Bareskrim Polri," ucap Rusdi.
Saat ini, Rusdi menyebut penyidik masih menunggu permohonan penerbitan Red Notice dari Interpol pusat yang berada di Lyon, Prancis. Pasalnya, pasca Red Notice itu terbit maka pergerakan Paul Zhang di luar negeri akan menjadi lebih terbatas.
"Iya orang terdekat. Kemungkinan orang terdekat bisa (keluarganya)," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021). Baca juga: Bareskrim Minta Imigrasi Cabut Paspor Jozeph Paul Zhang
Tak hanya itu, Rusdi menyatakan bakal memeriksa pihak-pihak yang berkaitan dengan Paul Zhang. Keterangan itu, kata Rusdi, akan digali oleh penyidik untuk mendalami tersangka yang mengaku sebagai nabi ke-26 itu.
Kendati begitu, Rusdi belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai kapan pemeriksaan itu akan dilakukan. "Proses tetap berjalan di Bareskrim Polri," ucap Rusdi.
Saat ini, Rusdi menyebut penyidik masih menunggu permohonan penerbitan Red Notice dari Interpol pusat yang berada di Lyon, Prancis. Pasalnya, pasca Red Notice itu terbit maka pergerakan Paul Zhang di luar negeri akan menjadi lebih terbatas.
Lihat Juga :