Sebelum Hilang Kontak, KRI Nanggala-402 Diduga Alami Blackout

Kamis, 22 April 2021 - 08:22 WIB
loading...
Sebelum Hilang Kontak,...
KRI Nanggala-402 pernah terlibat dalam latihan gabungan TNI AL-US Navy, CARAT-8/02 yang diadakan pada 27 Mei - 3 Juni 2002. FOTO/ANTARA/M Risyal Hidayat
A A A
JAKARTA - Dinas Penerangan TNI AL mengungkap dugaan sementara penyebab kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di Perairan Bali, Rabu (21/4/2021). Hilang kontak diduga karena mengalami blackout (mati listrik total).

Hal itu pula yang mengakibatkan awak kapal tak dapat melakukan proses kedaruratan. Menurut TNI AL, blackout tersebut dimungkinkan terjadi saat kapal berada di posisi menyelam statis.

"Kemungkinan saat menyelam statis terjadi blackout, sehingga kapal tidak terkendali dan tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan (harusnya ada tombol darurat untuk menghembus supaya kapal bisa timbul ke permukaan)," kata Dispenal dalam keterangannya, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Mengenal KRI Nanggala 402, Kapal Selam Buatan Jerman, Penghancur Musuh Tanpa Terdeteksi

Akibat hal tersebut, kapal selam KRI Nanggala-402 diduga tenggelam ke kedalaman 600 hingga 700 meter. Kemudian, masih berdasarkan analisis sementara, tangki bahan bakar minyak diduga mengalami keretakan.

"Terjadinya tumpahan minyak di sekitar area tenggelam, kemungkinan terjadi kerusakan tangki BBM (retak) karena tekanan air laut atau pemberian sinyal posisi dari KRI NGL-402," katanya.

Dugaan adanya keretakan tangki BBM, diperkuat dengan ditemukannya tumpahan minyak di sekitar area lokasi penyelaman saat tengah dilakukan pengamatan melalui udara. Pengamatan udara dilakukan pada pukul 07.00 WIB.

Baca juga: TNI AL: Kemungkinan Tangki BBM KRI Nanggala-402 Retak
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Rekomendasi
Dituding Langgar Hak...
Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Fariz RM ke Polda Metro Jaya
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Berita Terkini
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Infografis
Skenario Evakuasi KRI...
Skenario Evakuasi KRI Nanggala-402 dan ke 53 Awaknya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved