Perempuan Indonesia Kian Berdaya

Rabu, 21 April 2021 - 06:19 WIB
loading...
A A A
Posisi Strategis
Dalam pandangan psikolog Herly Novita Sari, perempuan memiliki posisi strategis di dua ranah yaitu ranah domestik dan ranah publik. Mereka dapat maksimalkan peran di ranah dengan melihat prioritas dan kesanggupan pribadi serta support system yang tersedia. Urutan prioritas peran bagi setiap perempuan yang sudah menikah ialah sebagai istri, sebagai ibu, diri pribadi termasuk menjadi anak dan sebagai makhluk sosial. "Prioritas tersebut memang tidak ada aturan baku kecuali untuk para perempuan muslim. Ada ketentuan khusus untuk tetap memprioritaskan peran sebagai istri sebelum peran lainnya," jelas psikolog dari Biro Psikologi Rumah Cinta Bogor ini.

Perempuan pun bisa menjadi makhluk serba bisa (multitasking). Namun kondisi ini, bukan berarti tanpa batasan. Dia mengingatkan, perempuan untuk tetap bisa mengenali kelebihan dan kekurangan diri sehingga dapat mengatur hal-hal apa yang dapat dilakukan dan yang tidak atau ditunda terlebih dahulu.

Herly yakin setiap diri perempuan Indonesia ingin seperti RA Kartini. Maka, sebaiknya perempuan Indonesia dapat menerjemahkan perjuangan Kartini dengan mengambil semangat untuk tidak berhenti belajar. "Karena belajar itu tidak hanya menjadi hak dan kewajiban laki-laki. Selama manusia itu masih memiliki napas, maka dia berhak dan wajib terus menerus mencari ilmu. Ilmu disini tidak hanya sebatas bangku sekolah, namun keilmuan secara lebih luas lagi," sambung Herly.

Dia juga yakin kini perempuan Indonesia lebih percaya diri untuk dapat berkarir di ranah publik untuk membantu mencari nafkah maupun melakukan aktivitas sosial. Satu hal, apapun dapat dilakukan oleh perempuan meskipun telah menjadi ibu asalkan tidak melepaskan diri untuk menjadi sekolah pertama bagi anaknya.

Sosiolog dari Universitas Mercubuana Irfan Aulia menilai, semangat Kartini bagi perempuan Indonesia ialah bukan hanya semata-mata dapat berkarir di luar rumah saat sudah menjadi ibu. Namun, bagaimana perempuan tidak berhenti belajar, menambah ilmu pengetahuan saat peran apapun yang sedang dijalaninya.

Ketika sudah berilmu perempuan bebas menentukan apa yang diinginkannya. Dengan kepintarannya juga, seorang perempuan mampu mendidik anak-anaknya.

Tidak lupa juga bagi perempuan untuk tetap menjaga nilai Indonesia. “Misalnya sehebat apapun, setinggi jabatan perempuan di luar rumah. Dia harus patuh dan menghormati suaminya. Tidak perlu malu akan hal itu, itulah nilai budaya Indonesia," jelasnya.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Momen Womens Inspiration...
Momen Women's Inspiration Awards 2026, Wamendag Ungkap Peran Perempuan Bagi Perekonomian Nasional
Momen Womens Inspiration...
Momen Women's Inspiration Awards 2026, Wamenkraf Serukan Ruang Setara bagi Perempuan untuk Berkreasi
Di Womens Inspiration...
Di Women's Inspiration Awards 2026, Wamenpar Bagi Cerita Perempuan Hebat Penggerak Pariwisata
Anggota DPR: Kecelakaan...
Anggota DPR: Kecelakaan Kereta di Bekasi Harus Jadi Titik Balik Keselamatan Perempuan
Budaya Kepatuhan dari...
Budaya Kepatuhan dari Pusat hingga Lapangan Jadi Pilar Penguatan Tata Kelola Perusahaan
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Pembiayaan dan Pemberdayaan...
Pembiayaan dan Pemberdayaan Bantu Perempuan Pengusaha Ultra Mikro Naik Kelas
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved