Begini Modus Praktik Suap ASN di Instansi Pemerintah

Minggu, 18 April 2021 - 15:33 WIB
loading...
Begini Modus Praktik...
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan membeberkan praktik suap di instansi pemerintah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Praktik suap di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) , pada instansi pemerintah masih marak terjadi. Modusnya, suap dilakukan oleh pengusaha, masyarakat umum, hingga sesama ASN agar urusan dimudahkan.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan, dalam survei terhadap ASN yang digelar pada 3 Januari hingga 31 Maret 2021, terungkap bahwa intensitas para ASN di dalam menerima suap cukup rutin. "Sebanyak 76,1% PNS mengaku jarang atau sangat jarang menerima uang atau hadiah di luar ketentuan resmi dari suatu pihak dan 9,3% menilai sering atau sangat sering," kata Djayadi, saat zoom meeting, Minggu (18/4/2021). Baca juga: Survei LSI: Ada 5 Tempat Paling Korup di Instansi Pemerintah

Selain ASN, dalam survei ini, pihaknya juga melibatkan pelaku bisnis dan masyarakat umum yang dilakukan selama satu bulan, mulai Desember 2020 hingga Januari 2021. Rata-rata, mereka mengaku memberi suap agar dipermudah. "Faktor yang memengaruhi PNS menerima uang atau hadiah di luar ketentuan paling besar diakibatkan oleh kurangnya pengawasan, kemudian kedekatan PNS dengan pihak yang memberi uang, dan ada campuk tangan politik," jelasnya.

Selain itu, banyak para ASN mengaku menerima suap karena gaji yang rendah, untuk uang tambahan, tidak adanya ketentuan yang jelas, jarang dihukum jika ketahuan, pelaku tidak paham, dan mendapatkan dukungan atasan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Terbitkan Sprindik Baru,...
Terbitkan Sprindik Baru, KPK Kembangkan Kasus DJKA Sumatera
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Suap, Ini Kata Purbaya
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Rekomendasi
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Berita Terkini
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved