Wacana Reshuffle Mengemuka, Kinerja Kementerian Dinilai Perlu Ditingkatkan

loading...
Wacana Reshuffle Mengemuka, Kinerja Kementerian Dinilai Perlu Ditingkatkan
Isu perombakan atau reshuffle kabinet menguat. Itu tersebut menyita perhatian banyak pihak, tak terkecuali Wakil Sekretaris Jenderal DPP KSPSI, Arnod Sihite. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
JAKARTA - Isu perombakan atau reshuffle kabinet menguat. Itu tersebut menyita perhatian banyak pihak, tak terkecuali Wakil Sekretaris Jenderal DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Arnod Sihite.

Baca juga: Reshuffle Kabinet Tidak Diumumkan Pekan Ini

Arnod yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Nasional Masyarakat Pertambangan Indonesia (DPN MPI) ini menilai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia cocok untuk menempati jabatan sebagai Menteri Investasi.

Baca juga: Kalah Pemilu, Presiden Korsel Ganti Perdana Menteri dan Kabinet

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan pembentukan Kementerian Investasi. Presiden Jokowi juga mengusulkan penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).



"Sebenarnya untuk nomenklatur Kementerian Investasi ini tidak sulit bagi Pak Jokowi untuk menentukan orang karena sudah ada orangnya yaitu Pak Kepala BKPM. Tinggal ditetapkan saja, apalagi toh BKPM selama ini sudah setara Kementerian dan secara kinerja Pak Kepala BKPM sekarang tidak ada masalah," kata Arnod kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Reshuffle Kabinet Indonesia Maju Menguat, Erick Thohir: Saya Siap Dicopot

Menurut Arnod, secara teknis Bahlil sudah tahu betul visi besar Presiden Jokowi di bidang investasi saat mengemban amanah sebagai Kepala BKPM.

"Jadi praktis tidak akan ada soal yang berarti karena beliau sudah paham apa kehendak Pak Jokowi di bidang ini. Tinggal bagaimana sebagai Kementerian kinerjanya lebih ditingkatkan dan dipacu lagi," kata Arnod yang merupakan perwakilan unsur buruh dalam Forum Tripartit Nasional tersebut.

Dia mengatakan, bagi kelompok pekerja buruh, sosok Bahlil dikenal sangat baik dan relatif rajin membangun komunikasi dengan dunia usaha dan pekerja.



"Jadi praktis secara kapasitas tentu saja beliau mampu. Yang kita tahu misalnya beliau sudah berkeliling ke wilayah industri dan khususnya kawasan ekonomi khusus pengembangan investasi baru maka pasti sudah tahu persis apa yang diinginkan oleh Investor, apalagi mendorong sosialisasi Omnibus Law agar penyerapan tenaga kerja yang luas segera tereksekusi dengan baik,'' tuturnya.

Menurut dia, aspirasi pekerja buruh di tengah menguat isu reshuffle berharap agar Bahlil bisa dipertahankan dan melanjutkan amanahnya bagi bangsa dan negara pada Kementerian Investasi.

"Kami lihat beliau ini hampir mirip dengan Jokowi apa adanya bicara dengan eksekusi dilapangan jadi harapannya Pak Presiden bisa mempertahankan beliau untuk bisa mengisi jabatan tersebut disamping Pak Bahlil juga figur muda dan energik dan cepat mengambil keputusan," pungkasnya.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top