Cak Imin Digoyang, 2 Alasan Ini Bikin Tuntutan KLB PKB Bisa Dipatahkan

Rabu, 14 April 2021 - 08:15 WIB
loading...
Cak Imin Digoyang, 2...
Isu KLB tak hanya menimpa Partai Demokrat tapi juga mulai berhembus ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipimpin Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu Kongres Luar Biasa ( KLB ) tak hanya menimpa Partai Demokrat tapi juga mulai berhembus ke Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) yang dipimpin Abdul Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin. Baru-baru ini, kader PKB bernama Ahmad Zamakhsary alias Jimmy menuntut agar dilakukan KLB di partai itu.

Jimmy memandang Cak Imin sewenang-wenang dalam memilih Ketua DPC. Bahkan kabar terbaru, sebanyak 113 DPC menyampaikan tuntutan yang sama seperti yang disampaikan mantan Ketua DPC PKB Jenoponto, Andi Mappanturu. Baca juga: Isu KLB juga Muncul di PKB, Pengamat: Kita Lihat, Apa Cuma Terinspirasi Demokrat

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menganggap hal yang wajar mencuatnya dinamika politik di internal partai termasuk PKB.

"Karena salah satu fungsi partai politik adalah mengelola konflik dan bagaimana bisa menyelesaikannya. Namun konflik-konflik itu jangan sampai menghancurkan partai," ujarnya saat dihubungi, Rabu (14/4/2021).

Lebih lanjut, Ujang mengatakan dinamika yang terjadi di PKB merupakan hak para kader untuk menuntut KLB. Namun kelihatannya tuntutan KLB sejumlah kader di PKB tersebut akan bisa dipatahkan oleh Cak Imin alias Gus AMI sebagai Ketua Umum Partai.

Analis Politik asal Universitas Al Azhar Indonesia itu menyampaikan dua alasan KLB itu bisa dipatahkan. Baca juga: Gus AMI Beberkan 12 Pokok Pikiran PKB dalam Munas Alim Ulama

"Selain karena dia (Cak Imin) sudah lama jadi ketum dan pernah mengalahkan Gus Dur. Dia juga saat ini ada di koalisi pemerintahan. Paling tidak posisinya aman. Di internal digoyang-goyang dikit dengan riak-riak KLB. Tapi serangan dari luar kan belum ada," katanya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
KOWANI Gelar KLB, Upaya...
KOWANI Gelar KLB, Upaya Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Terima Delegasi MCA,...
Terima Delegasi MCA, Cak Imin Dorong Sinergi Indonesia–Malaysia
Perempuan Bangsa Ajak...
Perempuan Bangsa Ajak 2.000 Peserta Tanam Pohon di Singhasari Malang
Buka Muscab PKB Pamekasan,...
Buka Muscab PKB Pamekasan, Waketum: Perkuat Akar Rumput dan Kuasai Teknologi
Menko Muhaimin Sebut...
Menko Muhaimin Sebut Universitas Sunan Gresik Bisa Jadi Role Model Pengelolaan Perguruan Tinggi
Rekomendasi
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Berita Terkini
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved