Bibit Vaksin Merah Putih Eijkman Diserahkan ke Bio Farma Bulan Mei
Selasa, 13 April 2021 - 11:22 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa bibit Vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman akan diserahkan ke PT Biofarma pada bulan Mei.
"Diperkirakan bibit vaksin yang bisa diberikan ke Biofarma sekitar bulan Mei ya, bulan depan ya. Mudah-mudahan ini bisa terpenuhi," ungkap Bambang pada Pengawalan Vaksin Merah Putih, Selasa (13/4/2021).
Saat ini ada enam lembaga yang mengembangkan Vaksin Merah Putih , yaitu Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Universitas Airlangga (Unair), LIPI, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada dengan masing-masing platform yang berbeda.
Bambang mengatakan ada dua lembaga yang pengembangan vaksin paling cepat yakni salah satunya yakni Eijkman. "Kita bisa melihat bahwa dari 6 yang sedang bekerja ini , ada dua yang perkembangannya paling cepat yaitu dari Eijkman dengan protein rekombinan khususnya yang ekskresi ragi atau ekskresi yeast, di mana PT Biofarma sudah siap menjadi pihak manufacturingnya," ungkapnya.
Baca juga: Kejar Kemandirian, Vaksin Merah Putih Diproduksi Awal 2022
"Diperkirakan bibit vaksin yang bisa diberikan ke Biofarma sekitar bulan Mei ya, bulan depan ya. Mudah-mudahan ini bisa terpenuhi," ungkap Bambang pada Pengawalan Vaksin Merah Putih, Selasa (13/4/2021).
Saat ini ada enam lembaga yang mengembangkan Vaksin Merah Putih , yaitu Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Universitas Airlangga (Unair), LIPI, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada dengan masing-masing platform yang berbeda.
Bambang mengatakan ada dua lembaga yang pengembangan vaksin paling cepat yakni salah satunya yakni Eijkman. "Kita bisa melihat bahwa dari 6 yang sedang bekerja ini , ada dua yang perkembangannya paling cepat yaitu dari Eijkman dengan protein rekombinan khususnya yang ekskresi ragi atau ekskresi yeast, di mana PT Biofarma sudah siap menjadi pihak manufacturingnya," ungkapnya.
Baca juga: Kejar Kemandirian, Vaksin Merah Putih Diproduksi Awal 2022
Lihat Juga :