Airlangga Tegaskan Indonesia Tak Bergantung Pada Satu Vaksin
Senin, 12 April 2021 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, kata Airlangga, imunisasi vaksin sudah mencapai 13 juta penduduk dari target total 182juta. Airlangga optimis apabila semua itu bisa terlaksana, maka pemulihan ekonomi nasional bisa lebih cepat.
"Nah, kalau ini semua bisa dilaksanakan, maka tentu kepercayaan masyarakat itu tumbuh," ungkapnya.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan meski penambahan kasus aktif sudah menurun, pandemi belum berakhir. Airlangga mengatakan pemerintah akan tetap melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini sudah melibatkan 20 Provinsi.
"Tentunya dengan demikian mobilitas tetap harus memenuhi protokol kesehatan. Demikian pula di tempat-tempat umum, termasuk di mall, kemudian di pertemuan, seluruhnya masih berkapasitas 50 persen," jelas Airlangga.
"Jadi walaupun kita lihat bahwa terjadi penurunan kasus, penambahan kasus aktif sudah single digit; demikian pula kesembuhan sudah 88 persen; jadi di atas global, namun pandemi belum berakhir. Jadi kita tidak boleh gegabah untuk menganggap bahwa pandemi sudah selesai," tutupnya.
"Nah, kalau ini semua bisa dilaksanakan, maka tentu kepercayaan masyarakat itu tumbuh," ungkapnya.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan meski penambahan kasus aktif sudah menurun, pandemi belum berakhir. Airlangga mengatakan pemerintah akan tetap melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini sudah melibatkan 20 Provinsi.
"Tentunya dengan demikian mobilitas tetap harus memenuhi protokol kesehatan. Demikian pula di tempat-tempat umum, termasuk di mall, kemudian di pertemuan, seluruhnya masih berkapasitas 50 persen," jelas Airlangga.
"Jadi walaupun kita lihat bahwa terjadi penurunan kasus, penambahan kasus aktif sudah single digit; demikian pula kesembuhan sudah 88 persen; jadi di atas global, namun pandemi belum berakhir. Jadi kita tidak boleh gegabah untuk menganggap bahwa pandemi sudah selesai," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :