Banyak Bangunan Rusak Akibat Gempa Malang, Mitigasi Struktural Masih Lemah

loading...
Banyak Bangunan Rusak Akibat Gempa Malang, Mitigasi Struktural Masih Lemah
Banyak bangunan rusak akibat gempa Malang, mitigasi struktural masih lemah. Foto/Istimewa
JAKARTA - Gempa berkekuatan magnitudo 6,1 kemarin yang mengguncang Malang dan wilayah Jawa Timur (Jatim) menyebabkan rusaknya bangunan seperti rumah warga maupun fasilitas umum. Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, hal ini menunjukkan masih lemahnya mitigasi bencana di Indonesia, khususnya berkaitan dengan struktur bangunan.

"Banyaknya kerusakan bangunan rumah di Jatim akibat gempa 6,1 merupakan cerminan masih lemahnya mitigasi struktural kita," katanya dikutip dari akun twitternya @DaryonoBMKG, Minggu (11/4/2021).

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima laporan dari 16 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota di Jatim terkait dampak kerusakan dari gempa bumi. Sebanyak 16 BPBD Kabupaten/Kota tersebut melaporkan adanya kerusakan bangunan mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat.

Baca juga: Malang Diguncang Gempa, Indosat Ooredoo dan 3 Indonesia Pastikan Layanannya Normal

Di Kabupaten Malang, sedikitnya ada 136 unit rumah mengalami rusak ringan, 24 unit rumah rusak sedang dan 13 rusak berat di Kabupaten Malang. Selain itu ada 14 tempat ibadah rusak, 9 sarana pendidikan rusak, 2 sarana perkantoran rusak, 1 balai desa rusak, 3 fasilitas kesehatan rusak.



Di Kabupaten Lumajang dilaporkan adanya 1 kerusakan sarana pendidikan, 1 fasilitas kesehatan rusak dan beberapa unit rumah di 12 desa yang masuk dalam 7 wilayah kecamatan di Kabupaten Lumajang mengalami kerusakan.

Baca juga: 8 Fakta Gempa di Selatan Jawa Timur

Di Kabupaten Pasuruan ada 11 rumah rusak ringan, 1 tempat ibadah rusak, 1 hotel rusak, 1 sarana pendidikan rusak dan rest area rusak ringan.

Di BPBD Kabupaten Blitar dilaporkan Kantor Bupati Kabupaten Blitar rusak, Kantor DPRD Kabupaten Blitar rusak, Kantor Kecamatan Kaliwates rusak, RSUD Ngudi Waluto Wlingi rusak, RS Wava Husada rusak, UPTD Kecamatan Selorejo rusak, 1 toko rusak, 55 unit rumah rusak ringan, 39 unit rumah rusak sedang, 3 unit rumah rusak berat dan 3 tempat ibadah rusak.

Lalu BPBD Kabupaten Trenggalek dilaporkan Kantor Kecamatan Durenan rusak ringan, SMK Durenan rusak ringan, Kantor Desa Cakul dan Balai Desa Siki di Kecamatan Dongko rusak ringan, SMP 2 Tugu rusak ringan, Balai Desa Timahan di Kecamatan Kampak rusak ringan dan beberapa rumah warga yang masih dalam pendataan.



Selanjutnya di Kota Blitar ada 8 unit rumah rusak ringan, 4 unit rumah rusak sedang dan 1 unit rumah rusak berat. Selain itu RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar rusak ringan, masjid di lingkunan kantor BTN Gedog rusak ringan, gereja rusak ringan, MI Hidayatulloh rusak ringan, SDN Pakunden 2 rusak sedang, perpustakaan rusak sedang, Autis Center rusak sedang, Depo Arsip Kelurahan Tanggung di Kecamatan Kepanjen Kidul rusak ringan, Inspektorat Kota Blitar rusak ringan dan kandang ternak roboh menimpa 11 ekor kambing.

Di Kota Malang ada 1 gedung rusunawa rusak ringan dan 1 rumah rusak sedang. Sementara itu di Kota Kediri dilaporkan Gedung IIK Baktiwiyata rusak ringan. Kemudian di Kabupaten Gresik terdapat 1 unit rumah rusak ringan. Di Kabupaten Ponorogo melaporkan 1 unit rumah rusak ringan dan 1 unit rumah rusak berat.

Di Kabupaten Probolinggo merangkum ada 7 unit rumah rusak ringan, 2 unit rusak berat, 1 tempat ibadah rusak, 1 gudang rusak dan bangunan bersejarah retak dan rusak ringan.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top