Jokowi Tolak Nasionalisme Vaksin Corona di KTT D-8
Jum'at, 09 April 2021 - 09:28 WIB
loading...
Presiden Jokowi menyampaikan, negara-negara D-8 harus tetap mendorong akses yang adil terhadap vaksin. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-10 D-8. KTT sendiri digelar di Dhaka, Bangladesh dan diikuti oleh delapan kepala negara atau kepala pemerintahan negara-negara anggota.
Baca juga: Kemenag Tegaskan Syarat Umrah Harus Vaksin Tersertifikasi WHO
Pada kesempatan itu Jokowi melihat krisis global akibat pandemi justru bisa menjadi batu loncatan bagi semua negara anggota D-8 untuk terus maju.
"Kita punya potensi dan kekuatan untuk maju. Dengan total populasi 1,1 miliar jiwa dan potensi ekonomi yang hampir mencapai USD4 triliun, D-8 harus menjadi bagian penting agar dunia bisa keluar dari pandemi, agar dunia bisa kembali pulih," katanya dikutip dari pers rilis Biro Pers Setpres, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: Vaksinasi Terus Berlanjut, 23 Juta Dosis Vaksin Masih Tersedia
Jokowi juga menyampaikan, negara-negara D-8 harus tetap mendorong akses yang adil terhadap vaksin. Dia pun menyerukan penolakan adanya nasionalisme vaksin.
Baca juga: Kemenag Tegaskan Syarat Umrah Harus Vaksin Tersertifikasi WHO
Pada kesempatan itu Jokowi melihat krisis global akibat pandemi justru bisa menjadi batu loncatan bagi semua negara anggota D-8 untuk terus maju.
"Kita punya potensi dan kekuatan untuk maju. Dengan total populasi 1,1 miliar jiwa dan potensi ekonomi yang hampir mencapai USD4 triliun, D-8 harus menjadi bagian penting agar dunia bisa keluar dari pandemi, agar dunia bisa kembali pulih," katanya dikutip dari pers rilis Biro Pers Setpres, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: Vaksinasi Terus Berlanjut, 23 Juta Dosis Vaksin Masih Tersedia
Jokowi juga menyampaikan, negara-negara D-8 harus tetap mendorong akses yang adil terhadap vaksin. Dia pun menyerukan penolakan adanya nasionalisme vaksin.
Lihat Juga :