Kuasa Hukum Beberkan Hubungan Profesor M dan Miss Landscape Indonesia
Selasa, 06 April 2021 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
Sambil menunggu ES lulus kuliah, atas dasar pertimbangan kemanusiaan, Prof M bersedia memberikan sejumlah bantuan untuk biaya hidup anak tersebut.
Namun belakangan, malah Razman Arif Nasution meminta kenaikan angka yang harus diserahkan naik menjadi Rp2 miliar atau permasalahan ini akan dipublikasi.
"Tindakan yang dilakukan oleh ES bersama-sama dengan kuasa hukumnya ini, jelas merupakan tindak pemerasan kepada Prof M," katanya.
Berkaitan dengan pelaporan ES kepada KPAI, telah terjadi penelantaran atas anak yang dilahirkan adalah merupakan bentuk keterangan palsu kepada Lembaga negara. Sebab hingga saat ini ES tidak pernah tidak bisa membuktikan bahwa anak yang dilahirkannya itu adalah buah cinta dengan Prof M.
Sebagaimana diketahui, pada Senin (5/4/2021), ES bersama-sama dengan kuasanya hukumnya, Razman Arif Nasition telah mandatangi KPAI untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran hak anak. Khususnya tindakan penelantaran anak yang dilakukan Profesor M.
Pelaporan ini juga diikuti dengan pernyataan kepada media dan kemudian beredar berita di berbagai media berkaitan dengan tuduhan kepada Prof M.
Namun belakangan, malah Razman Arif Nasution meminta kenaikan angka yang harus diserahkan naik menjadi Rp2 miliar atau permasalahan ini akan dipublikasi.
"Tindakan yang dilakukan oleh ES bersama-sama dengan kuasa hukumnya ini, jelas merupakan tindak pemerasan kepada Prof M," katanya.
Berkaitan dengan pelaporan ES kepada KPAI, telah terjadi penelantaran atas anak yang dilahirkan adalah merupakan bentuk keterangan palsu kepada Lembaga negara. Sebab hingga saat ini ES tidak pernah tidak bisa membuktikan bahwa anak yang dilahirkannya itu adalah buah cinta dengan Prof M.
Sebagaimana diketahui, pada Senin (5/4/2021), ES bersama-sama dengan kuasanya hukumnya, Razman Arif Nasition telah mandatangi KPAI untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran hak anak. Khususnya tindakan penelantaran anak yang dilakukan Profesor M.
Pelaporan ini juga diikuti dengan pernyataan kepada media dan kemudian beredar berita di berbagai media berkaitan dengan tuduhan kepada Prof M.
(abd)
Lihat Juga :