Peran Keluarga Penting Dorong Partisipasi Vaksinasi Lansia
Rabu, 31 Maret 2021 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
Terobosan lainnya melakukan mobilisasi dengan menyiapkan alat transportasi supaya lansia mudah menjangkau titik-titik pelaksanaan vaksinasi yang sudah ditentukan.Baca juga: Target Vaksinasi Australia Meleset, Hanya 670.000 dari Target 4 Juta Orang
Sementara itu, Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization, Sri Rezeki menilai perlu dilakukan sosialisasi masif mengenai manfaat vaksinasi bagi lansia. Langkah tersebut diperlukan agar membangkitkan kesadaran lansia maupun keluarganya.
"Bagaimana kita mengelola (sosialisasi-red) ini agar menarik. Tetapi mungkin harus ada yang dipikirkan baik-baik. Kita tidak hanya memikirkan pendidikan untuk vaksin, tapi the whole life. Itu mungkin yang harus diubah perilaku kita semua," tuturnya.
Selain peran keluarga, Sri Rezeki juga menegaskan peran media sebagai penyampai pesan. Di tengah digitalisasi, para pihak terkait diharapkan dapat memanfaatkan jenis media dengan efektif. Baca juga: Perbanas Bantu Percepat Vaksinasi Pekerja di Industri Jasa Keuangan
Perlu diketahui, sepanjang masa pandemi Covid 19, lebih dari 50 persen masyarakat mengaku mendapat sumber informasi melalui saluran berita televisi.Dalam diskusi KPCPEN sebelumnya juga dibahas betapa hoaks terkait vaksin dan vaksinasi di media sosial berdampak negatif terhadap penyelenggaraan program vaksinasi di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization, Sri Rezeki menilai perlu dilakukan sosialisasi masif mengenai manfaat vaksinasi bagi lansia. Langkah tersebut diperlukan agar membangkitkan kesadaran lansia maupun keluarganya.
"Bagaimana kita mengelola (sosialisasi-red) ini agar menarik. Tetapi mungkin harus ada yang dipikirkan baik-baik. Kita tidak hanya memikirkan pendidikan untuk vaksin, tapi the whole life. Itu mungkin yang harus diubah perilaku kita semua," tuturnya.
Selain peran keluarga, Sri Rezeki juga menegaskan peran media sebagai penyampai pesan. Di tengah digitalisasi, para pihak terkait diharapkan dapat memanfaatkan jenis media dengan efektif. Baca juga: Perbanas Bantu Percepat Vaksinasi Pekerja di Industri Jasa Keuangan
Perlu diketahui, sepanjang masa pandemi Covid 19, lebih dari 50 persen masyarakat mengaku mendapat sumber informasi melalui saluran berita televisi.Dalam diskusi KPCPEN sebelumnya juga dibahas betapa hoaks terkait vaksin dan vaksinasi di media sosial berdampak negatif terhadap penyelenggaraan program vaksinasi di Indonesia.
(dam)
Lihat Juga :